BABADOTAN WEED RESPONSE Ageratum conyzoides AFTER APPLICATION OF ATRAZINE AND MESOTRION HERBICIDE

Authors

  • RABULI RABULI

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v9i3.41794

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi respons gulma babadotan Ageratum conyzoides setelah aplikasi herbisida atrazin dan mesotrion. Penelitian dilakukan pada September – November 2019 di Kebun Percobaan dan Laboratorium Pestisida, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan. Pengamatan dilakukan pada intensitas keracunan gulma. Hasil penelitian menunjukan bahwa intensitas keracunan gulma A. conyzoides yang disebabkan oleh herbisida atrazin lebih cepat dibandingkan dengan herbisida mesotrion maupun campuran. 1 minggu setelah aplikasi (MSA), pada dosis 0,63 1/ha, 1,25 1/ha dan 2,5 1/ha yaitu sebesar 100%. Herbisida campuran lebih efektif menurunkan biomassa gulma A. conyzoides hingga 100%, terlihat pada dosis 0,13 l/ha, 0,25 l/ha, 0,50 l/ha dan 1 l/ha.

Author Biography

RABULI RABULI

Nama rabuli

Program studi agroteknologi pertanian

Angkatan 2015

Published

2022-09-14

Issue

Section

Articles