RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KAILAN TERHADAP PENGGUNAAN PUPUK KASCING PADA TANAH ALUVIAL
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v3i1.4437Abstract
Kailan merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari konsumen dan mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi. Penanaman kailan pada tanah aluvial dihadapkan pada sejumlah kendala, yaitu tingkat kemasaman tanah tinggi, struktur tanah yang kurang baik, dan kandungan bahan organik rendah. Salah satu jenis pupuk organik untuk mengatasi masalah ini adalah pupuk kascing. Pupuk kascing adalah pupuk yang berasal dari bahan organik yang telah divermi kompos oleh cacing tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik pupuk kascing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kailan pada tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor, terdiri dari 6 taraf perlakuan, dan 4 kali ulangan. Penelitian dilakukan pada bedengan berukuran 100cm x 100 cm, sehingga terdapat 24 bedengan. Setiap bedengan terdiri dari 16 tanaman, sehingga jumlah tanaman keseluruhan adalah 384 tanaman kailan. Perlakuan pupuk kascing yang digunakan adalah pada dosis 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, 20 ton/ha, dan 25 ton/ha. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, volume akar, bobot kering tanaman, dan produksi per bedengan. Pemberian pupuk kascing pada tanah aluvial berpengaruh nyata pada variabel bobot segar tanaman, volume akar, dan bobot kering tanaman, namun berpengaruh tidak nyata terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun, dan produksi per bedengan. Pemberian kascing pada tanah aluvial dengan dosis 20 ton/ha adalah dosis terbaik pada penelitian ini.
Kata kunci : Aluvial, Kailan, Kascing