PERANAN AMELIORAN RED MUD DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP KETERSEDIAAN HARA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG PADA LAHAN PASCA TAMBANG BAUKSIT KABUPATEN SANGGAU

Authors

  • Denah Suswati Asrifin Aspan Arisandi Pratama

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v10i3.46821

Abstract

Penelitian  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  red  mud  dan  pupuk kandang sapi terhadap ketersediaan N, P, dan K pada lahan pasca tambang bauksit di PT. Antam  Kabupaten  Sangau.  Penelitian  menggunakan  metode  eksperimen lapangan  dengan  pola  Rancangan  Acak  Kelompok  (RAK)  yang  terdiri  dari  4 perlakuan dengan 5    ulangan sehingga terdapat 20 petak percobaan, dimana sampel tanah  diambil  pada  kedalaman  0-30  cm dan  di analisis  di laboratorium.  Hasil penelitian  menunjukkan  perlakuan  D (4,5  kg/bedeng  red  mud  + 50 kg/bedeng pupuk  kandang sapi) dapat    meningkatkan pH tanah dari 4.77 menjadi 7,12 atau meningkat 49,3 %, meningkatkan C-organik tanah dari 1, 45 % menjadi 4,7 % atau meningkat 224,1% dan meningkatkan K yang dari 0,42 cmol(+)kg-1  menjadi 4,93 cmol(+)kg-1    atau  meningkat  1074%.  Perlakuan  C (3 kg/bedeng  red  mud  +  40 kg/bedeng pupuk kandang sapi) dapat  meningkat P tersedia dari 4,83 ppm menjadi 62,64 ppm atau meningkat 366,8%, meningkatkan pertumbuhan tinggi 144,64 cm atau meningkat  31,3%  dan diameter  batang  jagung 25,816  cm atau  meningkat 61,2%. Perlakuan B (1,5 kg/bedeng  red mud + 30 kg/bedeng pupuk kandang sapi) dan perlakuan C (3 kg/bedeng red mud + 40 kg/bedeng pupuk kandang sapi) sama- sama dapat  meningkatkan N total dari 0,28 % menjadi 0,55 % atau meningkat 96,4 %.

 

Kata Kunci: Red Mud, Ketersedia Hara, Lahan Pasca Tambang

Downloads

Published

2021-06-23

Issue

Section

Articles