KAJIAN PENGARUH MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG TERHADAP KUALITAS KOMPOS JERAMI

Authors

  • Ismahan Umran Rinto Manurung Anjeliana

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v10i4.49574

Abstract

ABSTRAK

Larutan Mikroorganisme Lokal   (MOL)   adalah hasil dari fermentas bahan yang tersedia di lingkungan sekitar yang mengandung mikroorganisme perombak yang berfungsi sebagai dekomposer bahan organik. Kompos merupakan hasil dekomposisi dari tumbuhan berupa dedaunan, rumput, alang-alang selain itu juga berasal dari kotoran hewan dan sampah   kota. Penelitian ini bertujuan untuk menguji mutu kompos jerami   yang dihasilkan dari   MOL bonggol pisang, mengkaji pengaruh mol bonggol pisang terhadap kualitas kompos jerami sehingga dapat memberi informasi kepada petani mengenai pemanfaatan jerami untuk pembuatan kompos yang murah dan banyak manfaat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakukan dengan 5 kali ulangan, sehingga diperoleh 4 x 5 = 20 sampel dan ditambah 1 sampel sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukan P3 dengan dosis 9 ml MOL bonggol pisang untuk 3kg jerami dan P4 12 ml/3kg berpengaruh tidak nyata terhadap pH setelah satu bulan pengomposan, kadar air, fospor total, karbon organik, jumlah koloni jamur dan bakteri dan berpengaruh nyata terhadap Nitrogen total, C/N rasio, Kalium total, pH satu minggu setelah pengomposan, sehingga untuk mengurangi input dalam pembuatan MOL dosis yang dianjurkan yaitu 9ml/3kg   atau sama dengan 3 ml perkilogram. Dosis 9 ml/3kg mampu meningkatkan unsur N,P,K, C-organik, pH kompos, dan menurunkan C/N rasio. Unsur N,P,K telah memenuhi standarisasi   Spesifkasi Kompos dari Sampah Organik Domestik SNI:19-7030-2004, sedangkan pH   kompos melebihi batas maksimal untuk standarisasi kompos.

 

Kata kunci: Mikroorganisme Lokal, Dekomposer, Dosis MOL, Kompos Jerami

Downloads

Published

2021-12-17

Issue

Section

Articles