Pengaruh Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk P Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Lobak pada Tanah Aluvial
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v11i1.50680Abstract
Lobak merupakan jenis tanaman sayuran umbi yang potensial dikembangkan pembudidayaannya. Namun, sampai saat ini produktivitas lobak di Kalimantan barat masih tergolong rendah. Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi lobak yaitu dengan pemberian pupuk kandang sapi dan pupuk P. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kombinasi pupuk kandang sapi dan pupuk P terhadap pertumbuhan dan hasil lobak yang terbaik pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya selama 12 minggu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen lapangan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam taraf perlakuan kombinasi pupuk kandang sapi dan pupuk P. masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali, setiap ulangan terdiri dari empat tanaman sampel. Kombinasi pupuk kandang sapi (ton) dan pupuk P (kg) diberikan yaitu p1 = 0 ton/ha pukan sapi + 350 kg/ha pupuk P; p2 = 10 ton/ha pukan sapi + 300 kg/ha pupuk P; p3 = 15 ton/ha pukan sapi + 250 kg/ha pupuk P; p4 = 20 ton/ha pukan sapi + 200 kg/ha pupuk P; p5 = 25 ton/ha pukan sapi + 150 kg/ha pupuk P; dan p6 = 30 ton/ha pukan sapi + 100 kg/ha pupuk P. Variabel yang diamati meliputi jumlah daun, panjang umbi, diameter umbi, berat segar tanaman, berat segar umbi, berat kering bagian atas tanaman, berat kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi 30 ton/ha pupuk kandang sapi + 100 kg/ha pupuk SP-36 atau setara 450 g/tanaman pupuk kandang sapi + 1,5 g/tanaman SP-36 memberikan hasil yang terbaik untuk meningkatkan panjang umbi, berat segar tanaman, berat kering bagian atas tanaman dan berat kering umbi lobak pada tanah aluvial.
Kata kunci : aluvial, lobak, pupuk kandang sapi, pupuk P