UJI JENIS PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA LAHAN GAMBUT

Authors

  • Moh Ricky Nanda Pratama Setiawan Universitas Tanjungpura
  • Dwi Zulfita Universitas Tanjungpura
  • Agus Hariyanti Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v11i1.51338

Abstract

Salah satu faktor pembatas pertumbuhan tanaman jagung manis adalah kesuburan tanah. Tanah dikatakan subur jika mengandung cukup unsur hara esensial yang dibutuhkan oleh tanaman untuk menunjang pertumbuhannya sampai dengan produksi. Penelitian dilaksanakan di lokasi yang terletak di Reformasi Kecamatan Pontianak Tenggara. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 22 Mei sampai dengan tanggal 22 Agustus 2021. Penelitian bertujuan mengetahui interaksi antara jenis pupuk hayati dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil jagung pada lahan gambut serta mendapatkan jenis pupuk hayati yang dapat mengefisienkan penggunaan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis pada lahan gambut. Penelitian ini menggunakan percobaan lapangan dengan pola Faktorial Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan dimana tiap perlakuan terdiri dari 4 sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah faktor pupuk hayati (H) terdiri dari h1= pupuk hayati Bio Extrim, h2= pupuk hayati Bio Nano, h3= pupuk hayati Bio Optifarm. Konsentrasi pupuk hayati mengikuti konsentrasi anjuran pada kemasan. Faktor pupuk NPK Mutiara 16:16:16 (P) terdiri dari p1 = sesuai dosis anjuran (400 kg/ha atau 7,3 g/tanaman), p2 = 75% dari dosis anjuran (300 kg/ha atau 5,6 g/tanaman) dan p3 = 50% dari dosis anjuran (200 kg/ha atau 3,73 g/tanaman). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar, klorofil daun, luas daun, berat kering tanaman, jumlah daun, tinggi tanaman, berat per tongkol tanpa kelobot, berat per tongkol berkelobot, berat tongkol per petak, panjang tongkol dan diameter tongkol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi pemberian jenis pupuk hayati dan NPK terhadap hasil tanaman jagung manis pada lahan gambut. Interaksi antara pupuk hayati Bio Optifarm dan NPK dosis 200 kg/ha (50% dosis anjuran) memberikan pertumbuhan dan hasil jagung manis yang terbaik pada lahan gambut

Downloads

Published

2022-04-08

Issue

Section

Articles