PENGARUH DOSIS DAN FREKUENSI PUPUK CAIR MOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA PADA MEDIA ARANG SEKAM SECARA HIDROPONIK

Authors

  • TOMI SABANDI

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v3i2.5242

Abstract

Selada (Lactuca sativa L)  merupakan sayuran daun yang berumur semusim dan termasuk dalam famili Compositae. Selada mengandung gizi cukup tinggi terutama sumber mineral. Untuk mendukung supaya pertumbuhan selada optimal, maka diperlukan tehnik  budidaya yang mendukung salah satunya budidaya secara hidroponik.Penelitianini bertujuan untuk melihat pengaruh dosis dan frekuensi MOL limbah buah-buahan terhadap pertumbuhan tanaman selada pada media arang sekam secara hidroponik. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan berupa percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor yaitu dosis (K) terdiri dari 3 taraf dan frekuensi (P) terdiri dari 3 taraf. Perlakuan dosissebagai berikut : k1 (0,5 liter), k2 (1 liter) , k3 (1,5 liter) dan perlakuan frekuensi adalah p1 (5 hari sekali), p2 (10 hari sekali), p3 (15 hari sekali). Variabel yang diamati adalah jumlah klorofil daun (spad unit), berat segar bagian atas tanaman (gram), luas daun (cm2), volume akar (cm3), jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm), dan diameter batang (cm).Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 0,5 liter dan frekuensi 15 hari sekali memberikan pertumbuhan dan hasil yang tertinggi terhadap variabel diameter batang dan berat segar tanaman.

 

Kata kunci: arang sekam, MOL, selada, , hidroponik

Published

2023-03-01

Issue

Section

Articles