RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KASCING DAN NPK PADA TANAH GAMBUT

Authors

  • Ainun Fitriah
  • Siti Hadijah
  • Eddy Santoso

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v11i3.57963

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum,  Mill.) merupakan sayuran yang memiliki permintaan tinggi dipasaran karena termasuk jenis sayuran yang multiguna sebagai sayuran, bumbu masak hingga bahan kosmetik. Upaya perbaikan sifat tanah gambut dapat dilakukan melalui penggunaan pupuk organik dan pupuk anorganik untuk menghasilkan produksi tomat yang maksimal yaitu dengan pemberian kascing dan pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi dosis pupukkascing dan  NPK  yang  terbaik  untuk  pertumbuhan  danhasil  tanaman  tomat  pada  tanah  gambut. Penelitian dimulai dari tanggal 18 Maret 2022 hingga 23 Mei 2022. Metode yang digunakan  dalam  penelitian  adalahRancangan  Acak  Lengkap  (RAL)  Faktorial,  dengan 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdiri dari 4  sampel  tanaman.  Kombinasiperlakuan  yang  dimaksud  terdiri  dari  k1n1  =  5  ton/hapupuk kascing dan 200 kg/ha NPK, k1n2  = 5 ton/ha pupuk kascing dan 300 kg/ha NPK,  k1n3  = 5 ton/ha pupuk kascing dan 400 kg/ha NPK, k2n1  = 10 ton/ha pupuk kascing dan 200 kg/ha  NPK,  k2n2  =  10  ton/hapupuk  kascing  dan  300  kg/ha  NPK,  k2n3  =  10  ton/hapupuk kascing dan 400 kg/ha NPK, k3n1  = 15 ton/ha pupuk kascing dan 200 kg/ha NPK,  k3n2

=  15  ton/ha  pupuk  kascing  dan  300  kg/ha  NPK,  dan  k3n3=  15  ton/ha  pupuk  kascing

dan  400  kg/ha  NPK.  Variable  yang  diamati  meliputi  :tinggi  tanaman  (cm),  volume  akar (cm3),  berat  kerigtanaman  (g),  jumlah  buah  per  tanaman  (buah),  berat  perbuah  (g),  dan berat buah per tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil Interaksi dosis yang efisien terdapat pada pupuk kascing 5 ton/ha dan NPK 200 kg/ha dalam meningkatkan hasil tanaman tomat pada tanah  gambut.

 

 

Kata Kunci :  gambut, NPK, pupuk kascing, tomat

 

References

BPS (Badan Pusat Statistik). 2021. Kalimantan Barat Dalam Angka 2021. Pontianak : Percetakan Bakti.

Cahyono, B. 2016. Teknik Budidaya Tomat Unggul Secara Organik Dan Anorganik. .

Jakarta : Pustaka Mina.

Kariada, I.K., N.L. Kartini, dan I.B. Aribawa. 2004. Pengaruh Pupuk Organik Kascing (POK) Dan NPK Terhadap Sifat Kimia Tanah Dan Hasil Kacang Panjang Dilahan Kering Desa Pegok Kabupaten Badung. BPTP Bali. Denpasar.

Limbong, B. L. 2014. Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tomat Terhadap Pemberian Pupuk Organik Kascing. (Vol. 2(4):). Jurnal Online Agroteknologi.

Marliah, A. H. 2012. Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Tomat (Lycopersicum esculentum L,). Aceh : Jurnal Agrista. (Vol. 16 (3) : ).

Mashur. 2001. Vermikompos (Kompos Cacing Tanah) Pupuk Organik Berkualitas dan Ramah Lingkungan. Mataram.: Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IPPTP).

Nurmala, d. 2017. Pengaruh Dosis Kascing dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Jurnal Kultivasi. (Vol. vol.18 (2).).

Nurzakikah.2014. Potensi dan Kendala Lahan Gambut untuk Pertanian. . Banjarmasin : Balai Penelitian Lahan Rawa.

Palungkun, R. 1999. Sukses Beternak Cacing Tanah (Lumbricus rubellus). Jakarta: Penebar Swadaya.

Sandan H. G. 2007. Uji Tiga Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Terhadap Pemberian Pupuk OST Rajawali Pada Tanah Gambut Pedalaman. . Skripsi. Universitas Palangkaraya.

Subhan, N. 2009. Respons tanaman tomat terhadap penggunaan pupuk majemuk NPK 15- 15-15 pada tanah latosol pada musim kemarau, (Vols. 19, no. 1, ). J. Hort.

Winten, K. 2006. Pengaruh Dosisi Pupuk Kascing Dan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil tanaman tomat. Denpasar.: Tesis). Program Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar.

Downloads

Published

2022-09-14

Issue

Section

Articles