PENGARUH KOMPOS LIMBAH KULIT KOPI DAN PUPUK ORGANIK CAIR KEONG MAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNCIS PADA TANAH ALUVIAL

Authors

  • Dedy Usmayadi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian. Universitas Tanjungpura
  • Purwaningsih Purwaningsih Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian. Universitas Tanjungpura
  • Maulidi Maulidi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian. Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v11i4.58127

Abstract

Tanah aluvial merupakan jenis tanah yang memiliki potensi sebagai lahan pertanian, namun tanah aluvial memiliki kesuburan tanah yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kompos kulit kopi dan pupuk organik cair keong mas yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman buncis yang ditanam pada tanah aluvial.Penelitian menggunakan metode eksperimen faktorial rancangan acak lengkap yang terdiri dari faktor pertama adalah kompos kulit pisang (K0 terdiri dari k1 = 10 ton/ha k2 = 15 ton/ha dan k3 = 20 ton/ha, sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk organik cair keong mas (P) terdiri dari p1 = 150 ml/l; p2 = 250 ml/l; dan p3 = 350 ml/l, dengan berbagai variasi 3. variabel pengamatan terdiri dari volume akar, berat kering tanaman, umur berbunga, jumlah polong/ tanaman dan berat segar.Hasil penelitian ini pertumbuhan dan hasil tanaman buncis ditentukan dengan kompos kulit kopi dan pupuk organik keong mas. Dosis efektif diperoleh sebesar 10 ton/ha dan konsentrasi 150 ml/l.Jumlah polong/tanaman buncis lebih dominan faktor tunggal kompos kulit kopi dan pupuk organik cair keong mas masing-masing pada dosis 15 ton/ha dan konsentrasi 350 ml,

 

Kata kunci : Aluvial, Buncis, Kompos kulit kopi, POC keong mas


References

Badan Pusat Statistik. 2017. Luasan Tanah Aluvial di Kalimantan Barat. Badan Pusat Statistik: Kalimantan Barat.

Badan Pusat Statistik. 2018. Produksi Buncis di Kalimantan Barat. Badan Pusat Statistik: Kalimantan Barat.

Cahyono, 2007. Kacang Buncis, Teknik budidaya dan Analisis Usaha Tani. Yogyakarta: Kanisius.

Gardner, F.P., Pearce, R.B dan R.L. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia. Press. Jakarta.

Hakim N., M. Y. Nyakpa, A. M. Lubis. S. G. Nugroho, M. R. Saul, M. A. Diha. H. H.

Baily. 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung. Lampung.

Ibrahim dan Hizqiyah. (2013). Dasar – Dasar Fisiologi Tumbuhan. Bandung: Pelangi Press. Lastianingsih, T. 2008. Uji Efektivitas Fosfat Alam Terhadap Pertumbuhan, Produksi Dan Serapan P Tanaman Jagung (Zea mays L.) Pada Oxic Dystrudept Darmaga Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Jawa Barat. Hal. 1-16.

Nuryani, E., Gembong, H., Historiawati. 2019. Pengaruh Dosis dan saat pemberian Pupuk P terhadap Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L) Tipe Tegak. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika, 4 (1): 14 – 17.

Pitojo, S. 2004. Benih Buncis. Yogyakarta: Kanisius.

Purbayanti, Lukiwati dan Trimulatsih. 1995. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Terjemahan dari Fundamentals of Soil Science. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada University Press. Refille. V. G. 2013. Vegetative Growth Upland (Oryza sativa L.) Peatlands By Providing Sawdust Green Manure Legume Species. Skripsi. Fakultas Petanian Universitas Riau.

Supramudho N. G. 2008. Efisiensi Serapan N Serta Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) pada Berbagai Imbangan Pupuk Kandang Puyuh Dan Pupuk Anorganik Di Lahan Sawah Palur Sukoharjo. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Sutanto, dan Rachman, 2002. Pertanian Organik. Menuju Pertanian Alternatif dan Berkelanjutan. Yogyakarta: Kanisius.

Syamsudin A., Purwaningsih dan Asnawati. 2012. Pengaruh Berbagai Macam Mikroorganisme Lokal terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung pada Tanah Aluvial. J. Ilmu Pertanian. 17(2): 221-227.

Syarief, S. 1989. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung. Tawakkal, I. 2009. Respon Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L. Merr) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Kotoran Sapi. Skripsi. Departemen Budidaya Pertanian. Universitas Sumatra Utara. Medan.

Downloads

Published

2022-09-19

Issue

Section

Articles