PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH GAMBUT
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59526Abstract
Lobak (Raphanus sativus L.) merupakan tanaman hortikultura yang berasal dari China sekitar 500 SM yang memiliki bentuk umbi yang mirip dengan tanaman wortel. Penggunaan gambut sebagai media tanam bagi tanaman lobak dihadapi berbagai faktor kendala yaitu sifat kimia tanah berupa rendahnya tingkat ketersediaan unsur hara, kapasitas tukar kation (KTK) tinggi, kejenuhan basa (KB) rendah dan bereaksi masam (pH rendah) sehingga diperlukan penambahan pupuk hayati dan pupuk NPK. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi dari konsentrasi pupuk hayati dan dosis pupuk NPK terbaik pada pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah gambut. Penelitian ini menggunakan metode faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor. Faktor pertama pupuk hayati terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu h0, h1, h2 dan h3 dan faktor kedua pupuk NPK terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu m1, m2 dan m3 sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan yaitu h0 m1 (pupuk hayati 0 ml/polibag + NPK 3,6 g/polibag), h0 m2(pupuk hayati 0 ml/l + NPK 4,8 g/polibag), h0 m3(pupuk hayati 0 ml/l + NPK 6 g/polibag), h1 m1(pupuk hayati 10 ml/l + NPK 3,6 g/polibag), h1 m2(pupuk hayati 10 ml/l + NPK 4,8 g/polibag), h1 m3(pupuk hayati 10 ml/l + NPK 6 g/polibag), h2 m1(pupuk hayati 20 ml/l + NPK 3,6 g/polibag), h2 m2(pupuk hayati 20 ml/l + NPK 4,8 g/polibag), h2 m3(pupuk hayati 20 ml/l + NPK 6 g/polibag), h3 m1(pupuk hayati 30 ml/l + NPK 3,6 g/polibag), h3 m2 (pupuk hayati 30 ml/l + NPK 4,8 g/polibag) dan h3 m3 (pupuk hayati 30 ml/l + NPK 6 g/polibag). Variabel yang diamati pada penelitian ini meliputi jumlah daun, berat segar tanaman, berat umbi, panjang umbi, diameter umbi dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara pupuk hayati 10 ml/L dan pupuk NPK 4,8 g/polibag terhadap variabel diameter umbi. Pemberian pupuk hayati berpengaruh nyata terhadap semua variabel kecuali pada variabel jumlah daun. Pemberian pupuk NPK memberikan pengaruh yang sama terhadap semua variabel kecuali pada variabel diameter umbi.
Kata Kunci :Lobak, Pupuk Hayati, Pupuk NPK, Tanah Gambut
References
Aisyah, S. Hapsoh, dan A. Erlinda. 2018. Pengaruh Beberapa Jenis Pupuk Kandang dan NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jom Faperta. Vol 5 (1) : 1-13
BPS. 2019. Produksi Tanaman Sayuran 2019. Jakarta : Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia
Hamdi, S. 2014. Mengenal Lama Penyinaran Matahari Sebagai Salah Satu Parameter
Klimatologi. Jurnal Berita Dirgantara. 15(1) : 10.
Harjadi, S. S. 1991. Pengantar Agronomi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Hayati. N., 2006. Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis Pada Berbagai Waktu Aplikasi Bokashi Limbah Kulit Buah Kakao dan Pupuk Anorganik. J. Agroland, vol 13. No.3 : 256 – 259.
Nasahi, Ceppy. 2010. Peran Mikroba Dalam Pertanian Organik. Bandung: Universitas Padjajaran. Fakultas Pertanian
Purtomo T, Siti M, Tiurma WSP. 2014 Pengaruh Penggunaan pupuk Organik Hayati terhadap Sifat Kimia Tanah Pertanian si Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Jurnal Agroknow. 2 (1) : 51 – 58
Tumewu P., CP Paruntu., TD Sondakh. (2015). Hasil Ubi Kayu Terhadap Perbedaan Jenis Pupuk. Jurnal LPPM Bidang Sains dan Teknologi 2 (2) : 16-27
Suryaningsih. 2008. Pengaruh Mikroorganisme Pelarut Fostat dan Pupuk terhadap Konsentrasi Tanaman dan Hasil Padi Gogo (Oryza sativa L.) pada ultisols. Journal of Agricultural Science, 20(3) 27-29.
Hardjowigeno, S. 2007. Ilmu Tanah. Jakarta : Akademi Pessindo
Mukri. 2009. Membangun Kesuburan Tanah di Lahan marginal. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. Fakultas Universitas Gajdah Mada 9(2) : 137-141
Sudtedjo, M.M. 2008. Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta : Rineka Cipta.