PENGARUH PUPUK KANDANG BURUNG PUYUH DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH ALUVIAL
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v12i1.60211Abstract
Kedelai edamame merupakan sayuran bernilai komersial tinggi di Indonesia, terlebih setelah kepopuleran Edamame sebagai camilan. Kedelai yang berasal dari Jepang ini berbeda dengan kedelai lain, yaitu bijinya lebih besar, teksturnya lebih halus, rasanya lebih manis, dan lebih mudah dicerna. Penelitian bertujuan mengetahui interaksi antara pupuk kandang burung puyuh dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada tanah aluvial, dan mendapatkan dosis interaksi antara pupuk kandang burung puyuh dan NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi yang terletak di Jalan Reformasi Gg. Racana Untan, yang mulai dari tanggal 12 juli sampai 12 september 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu pupuk kandang burung puyuh (b) yang terdiri 3 taraf perlakuan, sedangkan faktor kedua yaitu pupuk NPK (p) juga terdiri dari 3 taraf perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga jumlah tanaman seluruhnya adalah 108 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah :Faktor pertama adalah pupuk kandang burung puyuh (b) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: b1 = 10 ton/ha setara dengan 50 g/polybag, b2 = 20 ton/ha setara dengan 100 g/polybag, b3 = 30 ton/ha setara dengan 150 g/polybag. Faktor kedua yaitu pupuk NPK (p) yang juga terdiri dari 3 taraf yaitu: p1 = 200 kg/ha setara dengan 1 g/polybag,p2 = 300 kg/ha setara dengan 1,5 g/polybag, p3 = 400 kg/ha setara dengan 2 g/polybag. Variabel yang di amati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah polong segar, berat polong segar, jumlah polong isi, jumlah polong hampa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pemberian pupuk kandang burung puyuh dan NPK dalam meningkatkan jumlah cabang produktif kedelai edamame pada tanah aluvial, namun tidak ditemukan dosis pupuk kandang burung puyuh dan NPK yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai edamame yang terbaik tanah aluvial tetapi pemberian pupuk kandang burung puyuh dosis 10 ton/ha dan NPK dosis 200 kg/ha efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada tanah aluvial.
Kata kunci : Hasil dan Pertumbuhan, Kedelai Edamame, NPK, Pupuk Kandang Burung Puyuh, Tanah Aluvial
References
Agustina, L. 2004. Dasar Nutrisi Tanaman. Jakarta: Rineka Cipta.
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2015. Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2020. Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.
Badan Pusat Statistik. 2018. Data Produksi Kedelai Lokal. http://bps.go.id. Jakarta.
Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi). 2016. Deskripsi Varietas Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. Malang: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. 175 hal.
Hakim, N., Nyakpa, M.Y., Lubis, A.M., Nugroho, S.G., Diha, M.A., Hong, G.B.,Bailey, H.H. 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung. 488 hal
Hardjowigeno, S. 1986. Genesis dan Klasifikasi Tanah. Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian IPB: Bogor
Kartahadimaja, N.A. Hakim, H. Sutrisno dan sarono. 2001. Pengembangan Edamame. Laporan Semi-Oue III. Politeknik Negeri Lampung.
Kusuma, M.E. 2012. Pengaruh Takaran Pupuk Kandang Kotoran Burung Puyuh Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Putih ( Brassica juncea L. ). Jurnal Ilmu Hewani Tropika. Vol : 1 No.1.
Marlina, I. S, Triyono. A, Tusi. 2015. Pengaruh Media Tanam Granul Dari Tanah Liat Terhap Pertumbuhan Sayuran Hidroponik Sistem Sumbu. Jurnal Teknik Pertanian Lampung Vol 4, No 2 : 143-150.
Nazarudin. 1993. Budidaya dan Pengaturan Panen Sayuran Dataran Rendah. Jakarta: Penebar Swadaya.
Pambudi, Singgih. 2013. Budidaya dan Khasiat Kedelai Edamame Cemilan Sehat dan Lezat Multi Manfaat. Yogyakarta: Pustaka Baru
Rosi, A., Roviq, M., dan Elis, N. 2018. Pengaruh Dosis Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Kedelai ( Glycine max (L.) Merr.) jurnal Produksi Tanaman. Vol : 6. No.10.
Rubatzky, V.E., dan Yamaguchi. M. 1998. Sayuran Dunia, Prinsip, Produksi dan Gizi. Bandun: Penerbit ITB.
Sarawa., Makmur Jaya Arma., Maski Mattola. 2014. Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merr) pada Berbagai Interval Penyiraman dan Takaran Pupuk Kandang. . Jurnal Agroteknos. (4): 2.
Setiawan, M.A., Elfin. E., Rita. M. 2018. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik dan NPK Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiate L.). Jurnal Penelitian Pertanian. Vol: 14 no 3.
Setyati. S, 1988. Pengantar Agronomi. PT. Gramedia, Jakarta.
Sumarno dan A. G. Manshuri. 2013. Persyaratan Tumbuh dan Wilayah Produksi Kedelai di Indonesia. Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi 74-103.
Wigati, E.S., Syukur, A., dan Bambang, D.K. 2006. Pengaruh Takaran Bahan Organikdan Tingkat Kelengasan Tanah Terhadap Serapan Fosfor oleh Kacang Tunggak di Tanah Pasir Pantai. Jurnal Ilmu Tanah Lingkungan. 6(2):52-5