PENGARUH JUMLAH POPULASI IKAN LELE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAYAM MERAH PADA SISTEM AKUAPONIK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v12i1.60383Abstract
Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) merupakan tanaman sayuran yang memiliki kandungan vitamin A, vitamin B, vitamin C, serta zat besi yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan. Penurunan produksi sayuran bayam merah yang terjadi menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan masyarakat untuk mengkonsumisnya, oleh karenanya salah satu cara untuk meningkatkan produksi adalah dengan melakukan pemanfaatan lahan perkarangan melaui sistem budidaya akuaponik. Sistem akuaponik merupakan penerapan suatu sistem yang terintegrasi antara akuakultur dan hidroponik. Penelitian ini telah dilaksanakan di perkarangan rumah, Jl. Sejarah Gg. Gunung Putting 2, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022 sampai dengan Juni 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan, masing-masing perlakuan memiliki 24 tanaman, dengan demikian terdapat 96 tanaman bayam merah. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, berat basah dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan akuaponik dengan populasi 50 ikan telah mampu untuk memberikan hasil yang cukup baik pada tanaman bayam merah, sedangkan perlakuan dengan populasi 150 ikan memberikan hasil yang tidak baik.
Kata Kunci: Akuaponik, Bayam Merah, Populasi Ikan
References
Andriyeni, Firman, Nurseha, & Zulkhasyni. (2017). Studi potensi hara makro air limbah budidaya lele sebagai bahan baku pupuk organik. Jurnal Agroqua, 15(1), 71–75.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2019. Produksi Tanaman Sayuran 2019. Pontianak: Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2020. Produksi Tanaman Sayuran 2020. Pontianak: Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat.
Buckman, H.O. dan N.C. Brady. 1982. Ilmu Tanah. Bhratara Karya Aksara. Jakarta. 788 hal.
Ikeda & Hideo. 1991. Utilization ofNitrogen by Vegetable Crops. JARQ 25, hal 117-124.
Kardinan, Agus. 2016. Sistem Pertanian Organik. Malang: Intimedia
Mengel, Konrad dan E. A, Kirkby. 1979. Principle of Plant Nutrition, 2nd. International Potash Institute, Berne, Switzerland.
Rukmana, R. 2008. Bayam, Bertanam dan Pengolahan Pascapanen. Yogyakarta: Kanisius.
Somervilla C, Cohen M, Pantanella E, Stankus A, dan Lovatelli A. (2014). Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 589: Small-Scale Aquaponic Food Production Integrated Fish and Plant Farming. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nation.
Stathopoulo P, Berillis P, Levizou E, Sakellariou-Makrantonaki M, Kormas AK, Aggelaki A, Kapsis P, Vla hos N, Mente E. 2018. Aquaponics: A Mutually Beneficial Relationship of Fish, Plants And Bacteria. Hydromedit. 1-5.