PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR TIRAM PUTIH PADA MEDIA SERBUK GERGAJI
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v12i2.61327Keywords:
Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Cair, Jamur TiramAbstract
Media tumbuh merupakan salah satu aspek penting yang menentukan tingkat keberhasilan budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) perlu dilakukan secara berkala untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang kurang selama masa pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan frekuensi pemberian POC terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih pada media serbuk gergaji. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dari tanggal 14 Februari "“ 16 Juni 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 6 taraf konsentrasi dengan 4 ulangan. Masing-masing ulangan terdiri dari 3 sampel. Jadi total keseluruhan yang diperoleh 72 baglog. Perlakuan p1 (Frekuensi pemberian POC setiap 1 hari), p2 (Frekuensi pemberian POC setiap 2 hari), p3 (Frekuensi pemberian POC setiap 3 hari), p4 (Frekuensi pemberian POC setiap 4 hari), p5 (Frekuensi pemberian POC setiap 5 hari), dan p6 (Frekuensi pemberian POC setiap 6 hari). Variabel penelitian meliputi umur panen (hari), berat segar jamur tiram (g), diameter tudung buah jamur tiram (cm), dan jumlah tubuh buah jamur tiram (buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang paling efisien untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih pada media serbuk gergaji adalah frekuensi pemberian POC setiap 2 hari di variabel berat segar jamur tiram dengan rerata nilai 361,82 g
References
Achmad, M., Tias, A., dan Chotimatul, A. 2013. Panduan Lengkap Jamur Tiram. Jakarta: Penebar Swadaya.
Azizah, N., Nurhayati, dan Hayati, R. 2019. Pengaruh Konsentrasi dan Interval Penyiraman Air Kelapa terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian 4(1):1-12.
Cahyana, Y.A., Muchroji dan Bachrun, M. 2004. Jamur Tiram. Jakarta: Penebar Swadaya.
Djarijah, N.M. dan Djarijah, A. S. 2001. Jamur Tiram. Yogyakarta: Kanisius.
Kalsum, U., Fatimah, S., dan Wasonowati, C. 2011. Efektivitas Pemberian Air Leri terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Agrovigor 4(2):86-92
Maulana. 2011. Panen Jamur Tiap Musim. Lampung: Lily Publisher.
Nurafles, R, 2015, Pengaruh Komposisi Serbuk Gergajian Kayu dan Jerami Padi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus), Padang: Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa.
Nurfalakhi, A. 1999. Budidaya Jamur Edible. Malang: BPTP Bedali Lawang.
Putra, F. Darma. 2021. Pengaruh Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih pada Media Serbuk Gergaji. Skripsi. Pontianak: Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura.
Salisbury dan Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan: Bandung. Institut Teknologi Bandung.
Steviani, S. 2011. Pengaruh Penambahan Molase pada Berbagai Media pada Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Skripsi. Surakarta: Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.
Suriawiria, U. 2001. Budidaya Jamur Shitake. Jakarta: Penebar Swadaya.
Widyastuti, N. 2008. Aspek Lingkungan Sebagai Faktor Penentu Keberhasilan Budidaya Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus). Jurnal Teknologi Lingkungan 9(3):289.
Wijaya, Sheila. 2014. The Secret of Jamur. Yogyakarta : FlashBooks.