RESPON PERTUMBUHAN SETEK LADA AKIBAT APLIKASI PGPR DAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH ALUVIAL
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.61401Keywords:
Lada, PGPR, Kompos Tandan Kosong Kelapa SawitAbstract
Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Segorong, Desa Mayak, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang. Waktu penelitian berlangsung dari tanggal 15 Mei sampai 28 Agustus 2022. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan perlakuan terbaik dari aplikasi plant growth promoting rhizobakteria (PGPR) dan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap pertumbuhan setek lada pada tanah aluvial. Penelitian ini yaitu faktorial dengan pola rancangan acak kelompok yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah aplikasi PGPR yang terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu Tanpa PGPR dan Dengan PGPR dan faktor kedua adalah kompos TKKS yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 1:0, 1:1, 1:2, dan 1:3 . Masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali dan setiap unit percobaan terdapat 5 sampel tanaman sehingga terdapat 120 tanaman. Variabel pengamatan meliputi persentase setek hidup, jumlah daun, jumlah ruas, panjang tunas, panjang akar, berat kering tunas dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Dengan PGPR dan kompos TKKS 1:1 dan 1:2 merupakan perlakuan yang sama baiknya, namun kompos TKKS 1:1 merupakan perlakuan yang lebih efisien untuk pertumbuhan setek lada.
References
Dwijoseuputo, D. 1984. Pengantar Fisiologi Tanaman. Jakarta:PT Gramedia Jakarta
Harjadi, S.S. 1996. Pengantar Agronomi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Hartmann, H.T dan Kester, D.E. 1983. Plant Propagation Principle and Practice. New York:Prentice Hall International Inc.
Kamila, A., Hadiastono, T dan Martosudiro, M. 2013. Pengaruh penggunaan PGPR (plant growth promoting rhizobacteria) terhadap intensitas TMV (tobbaco mosaic virus) pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit (capsicum prutescenst. L) Jurnal hama dan penyakit tumbuhan. 1(1) 47
Karnedi. 1998. Pengaruh Konsentrasi Urine Sapi Terhadap Pertumbuhan Bibit Panili (Vanila planifora Andrew). Skripsi. Padang:Fakultas Pertanian Universitas Andalas.
Khalim, K. Gusti Ngurah Alit. 2020. Pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria. Issn 4(2), 131–135.
Kimbal, J.W. 1991. Biologi Jilid 1. Diterjemahkan oleh H. Siti Soetarmi Tjitrosomo dan Nawang Sari Sugiri. Institut Pertanian Bogor
Masnilah, R. Mihardja, P.A dan Arwiyanto, T. 2007. Efektivitas Isolat Bacillus Spp. Untuk Mengendalikan Penyakit Busuk Batang Berlubang Erwinia Carotovora Pada Tembakau Di Rumah Kaca. Jurnal Mapeta, 9(3), 154-165.
Nyakpa. MY. AM. Lubis, MA. Pulung AG. Amarah, A. Munawar. Go Ban Hong. Nurhayati, H. 1986. Kesuburan Tanah. Lampung:Universitas Lampung.
Prastowo, N., J.M. Roshetko. 2006. Tehnik Pembibitan dan Perbanyakan Vegetatif Tanaman Buah. World Agroforestry Centre (ICRAF) dan Windro Internasional. Bogor, Indonesia.
Rahni, N.M. 2012. Efek Fitohormon PGPR terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays). CEFARS, 3(2), 27-35.
Salisbury, F.B dan Ross, C.W. 1995. Fisiologi Tumbuhan jilid III. Bandung:Institut Teknologi Bandung.
Santi, A., T. Rahayu, dan Santoso, E. 2018. Pengaruh Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Lobak Pada Tanah Aluvial. Perkebunan dan Lahan Tropika, 8(1).
Sudartiningsih, D. Utami, S.R dan Prasetya, B. 2002. Pengaruh Pemberian Pupuk Urea dan Pupuk Organik Diperkaya Terhadap ketersediaan dan serapan N serta produksi cabai besar (Capsicum annum L.) pada inceptisol. Agrivita, 24(1), 63-69.
Suwarto. 2013. Lada. Jakarta: Penebar Swadaya.
Yuni. 2006. Peranan Pupuk N dan P dan hasil tanaman Jahe dibawah tegakan tanaman karet. Jurnal ilmu-ilmu pertanian Indonesia, 8(8). 61-68.