PENGARUH KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP KECEPATAN TUMBUH BIBIT NANAS ASAL SETEK BATANG PADA MEDIA TANAM PMK

Authors

  • Yohanes Ronaldi Department Agrotechnology, Faculty Agriculture, Univerisity of Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]
  • Agustina Listiawati Department Agrotechnology, Faculty Agriculture, Univerisity of Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]
  • Agus Hariyanti Department Agrotechnology, Faculty Agriculture, Univerisity of Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v12i2.61996

Keywords:

air kelapa, auksin, nanas, PMK, setek batang, sitokinin

Abstract

Nanas merupakan salah satu tanaman daerah tropis yang tumbuh di Kalimantan Barat pada lahan gambut. Perbanyakan tanaman nanas secara setek batang masih jarang dilakukan. Hal ini dikarenakan proses pertumbuhannya sangat lambat sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menghasilkan bibit dalam waktu singkat, sehingga memerlukan hormon auksin dan sitokinin untuk mempercepat pertumbuhan setek asal batang nanas. Salah satu tanaman yang banyak mengandung auksin dan sitokinin adalah air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi air kelapa yang terbaik terhadap pertumbuhan setek asal batang nanas pada media tanam PMK. Penelitian ini dilaksanakan pada Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan faktor pemberian konsentrasi air kelapa yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dan setiap taraf perlakuan diulang sebanyak 5 kali, setiap ulangan terdiri dari 4 sampel setek tanaman sehingga total tanaman keseluruhan berjumlah 120 unit setek tanaman. Variabel yang diamati yaitu waktu muncul tunas, persentase setek hidup, jumlah tunas, jumlah daun dan jumlah akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi air kelapa memberikan pengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan setek asal batang nanas pada media tanam Podsolik Merah Kuning.

References

Anonim. 2009. Pengaruh Berbagai Konsentrasi Air Kelapa terhadap Pembentukan Bunga dan Pertumbuhan Akar Stek Batang Mi Hong (Agalia odorata Lout). Primordia Volume 3, Nomor 1. Salatiga. Universitas Kristen Satya Wacana

Gardner, F, P. 2001. Fisiologi Tanaman Budidaya. Jakarta. Cetakan Kedua. Universitas Indonesia Press.

Harjadi, S, S. 2009. Zat Pengatur Tumbuh. Jakarta. Penebar Swadaya

Kusumo, S. 2004. Zat Pengatur Tumbuh Tanaman. Jakarta. Yasaguna.

Muafidah, N. 2008. Respon Pertumbuhan Stek Salam terhadap Lama Penyungkupan dan Pemberian Auksin. Skripsi. Bogor: Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian, Instritus Pertanian Bogor.

Schmidt, L. 2002. Pedoman Penanganan Benih Tanaman Hutan Tropis dan Subtropis. Jurnal Agribsinis Perkebunan. Bandung.

Sutopo, L. 2010. Teknologi Benih. Jakarta. Raja Grafindo.

Wattimena. G, A. 2001. Zat Pengatur Tumbuh Tanaman. Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Widajati, E. E, Murniati. E, R, Palupi. E, Kartika. M, R, Suhartanto. dan A, Qadir. 2017. Dasar Ilmu dan Teknologi Benih. Edisi ke 2. Bogor : IPB Press.

Willkins, M, B. 2003. Fisiologi Tanaman. Jakarta. Bumi Aksara.

Zulkarnain, H. 2009. Solusi Perbanyakan Tanaman Budi Daya. Jakarta.

Bumi Aksara.

Downloads

Published

2023-04-01

Issue

Section

Articles