PENGARUH KOMBINASI AB MIX DAN POC TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA SECARA HIDROPONIK WICK SYSTEM
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.62124Keywords:
Hidroponik, Kombinasi AB Mix dan POC, SeladaAbstract
Peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman selada pada sistem hidroponik dengan pengaplikasian kombinasi AB Mix dan POC dapat membantu meminimalisir penggunaan pupuk AB Mix yang merupakan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi AB mix dan POC terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman selada secara hidroponik wick system. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 14 Juli "“ 8 September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 8 taraf perlakuan dengan 3 ulangan. Masing-masing ulangan terdiri dari 4 sampel. Jadi total keseluruhan yang diperoleh 96 tanaman. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari 100% AB mix, 90% AB mix + 10% POC, 80% AB mix + 20% POC, 70% AB mix + 30% POC, 60% AB mix + 40% POC, dan 50% AB mix + 50% POC, 40% AB mix + 60% POC, 30% AB mix + 70% POC. Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa pemberian berbagai konsentrasi perlakuan dari kombinasi AB Mix dan POC berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun dan berat segar tanaman namun berpengaruh tidak nyata terhadap volume akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi AB Mix dan POC yang menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada tanaman selada adalah 80% AB Mix + 20% POC.
Kata Kunci : Hidroponik, Kombinasi AB Mix dan POC, SeladaReferences
Agustina. 2004. Dasar Nutrisi Tanaman. Rineka Cipta. Jakarta.80 hal.
Anonim, 2006. Maintenance of Healthy Intestinal Microbiota, Available from URL: http// www.yakult.com/ europe htm.
Budi Samadi, 2014. Varietas Selada. Penebar Swadaya. Jakarta.
Gaspersz, V, 1994. Metode Perancangan Percobaan. Bandung. Armico.
Hardjowigeno, S. 1987. Ilmu Tanah. Mediyatama Sarana Perkasa. Jakarta. 237 hal.
Hendra, Heru Agus dan Agus Andoko. 2014. Bertanam Sayuran Hidroponik Ala Paktani Hidrofram. Jakarta: Agro media.
Lingga, P. 2005. Hidroponik Bercocok Tanam Tanpa Tanah. Jakarta: Penebar Swadaya.
Muhtiar, Bahrun, A., dan L. O. Safuan. 2012. Pengaruh Residu Bahan Organik dan Fosfor Setelah Penanaman Melon dan Kacang Panjang terhadap Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.). Penelitian Agronomi UNHALU. Kendiri Vol. 1. No. 1. Hal. 37-46
Musnamar. 2006. Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik Padat. Penebar Swadaya. Bogor.
Purwowidodo. 1992. Telaah Kesuburan Tanah. Bandung: Penerbit Angkasa.
Roidah, I.S. 2014. Pemanfaatan Lahan Dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. Jurnal Universitas Tulungagung BONOROWO, 1(2): 43-50.
Rosliani, R dan N. Sumarni. 2005. Budidaya Tanaman Sayuran dengan Teknik Hidroponik. Balai Penelitian Tanaman Sayuran Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Bandung. 27 Hal.
Rukmana, R. 1994. Bertanam Selada dan Andewi. Kanisius. Yogyakarta. 43 hlm.
Samadi, B. 2014. Rahasia Budidaya Selada. Pustaka Mina. Depok.
Setyamidjaja, D. 1986. Pupuk dan Pemupukan. CV. Simplex. Jakarta. 122
Halaman.
Sibarani, M.S. 2005. Analisis Sistem Irigasi Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) Pada Budidaya Tanaman Selada (Lactuca sativa var.crispa L). [Skripsi] Medan: Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara.
Sumardi, dan A. Pudjoarinto. 1994. Struktur dan Perkembangan Tumbuhan. Fakultas Biologi UGM, Yogyakarta.
Supari. 1999. Seri Praktik Ciputri Hijau Tuntunan Membangun Agribisnis. PT Elex Media Komputindo. Jakarta. Hlm 29-43.
Supriati, Y dan E. Herlina. 2014. 15 Sayuran Organik Dalam Pot. Penebar Swadaya. Jakarta. 148 hal.
Suryani, F. 2015. Hidroponik Budidaya Tanaman Tanpa Tanah. ARCITA: Yogyakarta. Hal. 15-24.
Suryanto, E. 2009. Air Kelapa Dalam Media Kultur Anggrek. (online). (http://wawaorchid.wordpress.com/2009.html). 12 Feb 2010 10:05:15 GMT.
Syariefa, E. 2015. My Trubus: Hidroponik Praktis. Jawa barat : PT Trubus Swadaya. Hal. 11-25. Wikipedia. “Hidroponikâ€. 14 Februari 2017. Web. 09 Februari 2017. https://id.wikipedia.org/wiki/Hidroponik.
Syarief, R. dan H. Halid. 1990. Buku Monograf Teknologi Penyimpanan Pangan. Laboratorium Rekayasa Pangan dan Gizi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Taiz L. Zeiger E. 1991. Plant Physiologi. California The Benjamin/cumming Publishing Company.
USDA National Nutrient Database for Standart Reference (2018), Lettuce Green Leaf, Basic Report, The National Agricultural Library.
Zulkarnain, 2013. Budidaya Sayuran Tropis. Jakarta: Bumi Aksara.