PENGARUH KOMPOSISI MEDIA SUBSTRAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PUTIH SISTEM BUDIDAYA AKUAPONIK

Authors

  • Mochammad Chairil Anwar Department Agrotechnology, Faculty Agriculture, Univerisity of Tanjungpura, Indonesia
  • Basuni Basuni Department Agrotechnology, Faculty Agriculture, Univerisity of Tanjungpura, Indonesia
  • Nurjani Nurjani Department Agrotechnology, Faculty Agriculture, Univerisity of Tanjungpura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.63013

Keywords:

Akuaponik, Media Sustrat, Sawi Putih

Abstract

Akuaponik merupakan perpaduan antara budidaya ikan dan budidaya tanaman dalam satu sistem. Akuaponik merupakan solusi pertanian pada wilayah perkotaan, dimana sistem budidaya akuaponik dapat dilakukan pada tempat yang sempit. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Kalimas Tengah, Dusun Melati, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September sampai Oktober 2022. Penelitian ini bertujuan untuk                        (1) mengetahui pengaruh media tanam substrat terhadap pertumbuhan tanaman sawi putih secara akuaponik, (2) mengetahui kombinasi media tanam substrat terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi putih pada sistem akuaponik. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak lengkap (RAL), dengan satu faktor dan 3 ulangan yang terdiri dari 8 taraf perlakuan. Tiap perlakuan terdiri dari 4 sampel tanaman, sehingga terdapat 96 sampel pengamatan. Perlakuan yang dimaksud adalah perbandingan komposisi media substrat pasir kerang (%) : arang sekam padi (%) : cocopeat (%) antara lain :  A= (5 : 75 : 20), B= (5 : 70 : 25), C= (10 : 70 : 20), D= (10 : 65 : 25), E= (15 : 65 : 20), F= (15 : 60 : 25), G= (20 : 60 : 20), H= (20 : 55 : 25). Variabel yang diamati dalam penelitian ini antara lain: tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, luas daun, volume akar, dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media substrat mempengaruhi tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman sawi putih. Komposisi media substrat pada perlakuan 10 % pasir kerang : 70 % arang sekam padi : 20 % cocopeat, merupakan komposisi media substrat terbaik untuk tinggi tanaman sawi putih umur 21 HST. Komposisi 10 % pasir kerang : 65 % arang sekam padi : 25 % cocopeat, merupakan komposisi media substrat terbaik untuk jumlah daun sawi putih umur 35 HST pada sistem budidaya akuaponik.

References

Anjeliza, R.Y., A. Masniawati, Baharuddin dan M.A. Salam, 2013. Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Hijau Brassica juncea L. pada Berbagai Desain Hidroponik. Skripsi. Makasar: Universitas Hasanuddin, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Darmawan J. dan J. Baharsjah. 2010. Dasar-Dasar Fisiologi Tanaman. Jakarta: SITC.

Dwijosapoetro, D. 1981. Pengantar fisiologi Tanaman. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Gardner, F.P., R.B. Pearce dan R.L. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Terjemahan oleh H. Susilo. Jakarta: UI Press.

Hartono, J. 2006. Penelitian Umur Panen Optimal pada Tembakau Cerutu Besuki Tanam Awal. Jurnal Agri-tek Pertanian: Teknologi Pertanian Kehutanan, 14(3), 668-672.

Kamaraj, M., S. Rajeshwari, V.S. Priya, L. Jansi, and M. Manjudevi. 2012. Uptake of Mineral Elements by Brassica Juncea and its Effects on Biochemical Parameters. Advances in Applied Science Research, 3(2), 1039-1044.

Lingga dan Marsono. 2013. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta Timur: Penebar Swadaya.

Maryani, A.T. 2012. Pengaruh Volume Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pembibitan Utama. Bioplantae, 1(2), 64-74.

Nugraha, R. 2018. Pengaruh Komposisi Cocopeat dan Arang Sekam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan pada Sistem Hidroponik Irigasi Tetes. Thesis. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati, Fakultas Sains dan Teknologi.

Perdana, D. dan Suhendra. 2019. Efektivitas Penggunaan Pasir Kerang sebagai Media Pengolahan Air Gambut Menjadi Air Bersih. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 02(1), 020-028.

Prayugo, S. 2007. Media Tanam untuk Tanaman Hias. Jakarta: Penebar Swadaya.

Ratna, D. I. 2002. Pengaruh Kombinasi Konsentrasi Pupuk Hayati dengan Pupuk Organik Cair Terhadap Kualitas dan Kuantitas Hasil Tanaman Teh (Camellia sinensis L.) O.Kuntze) Klon Gambung 4. Jurnal Ilmu Pertanian, 10, 17-25.

Rukmana, R. 2007. Bertanam Petsai dan Sawi. Yogyakarta: Kanisius.

Sukawati I. 2010. Pengaruh Kepekaan Larutan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Baby Kalian (Brassica Oleranceae. VAR-Alba-Glabra) pada Berbagai Komposisi Media Tanaman Dengan System Hidroponik. Surakarta: Universitas Sebelas Maret, Fakultas pertanian.

Tripama, B. dan M. R. Yahya. (2018). Respon Konsentrasi Nutrisi Hidroponik Terhadap Tiga Jenis Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.). Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 16(2), 237-249.

Wahim. 2012. Klasifikasi dan Struktur Anatomi Fisiologis Tanaman Sawi. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantara.

Wijaya, K. 2010. Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Cair Hasil Perombakan Anaerob Limbah Makanan Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Downloads

Published

2023-07-01

Issue

Section

Articles