RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS PADI PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI DESA RASAU JAYA

Authors

  • Albahari Albahari Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]
  • Radian Radian Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]
  • Tatang Abdurrahman Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v12i4.63233

Keywords:

Hasil, Padi, Sawah Tadah Hujan, Varietas

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang strategis dan cukup penting bagi penduduk Indonesia, karena sebagian besar penduduk Indonesia mengkonsumsi beras sebagai bahan makanan utama. Kebutuhan beras seiring waktu terus meningkat sehingga dibutuhkan upaya peningkatan produksi. Satu diantara upaya yang bisa dilakukan adalah dengan optimalisasi sumberdaya lahan yang ada dengan   penggunaan varietas unggul. Berbagai varietas yang telah dikeluarkan tentu memiliki kemampuan adaptasi untuk tumbuh dan berproduksi yang berbeda terutama pada lahan non irigasi seperti lahan sawah tadah hujan. Berbagai kendala seperti ketersdiaan hara yang rendah, tingkat keasaman yang cenderung tinggi serta kondisi pengairan yang hanya berasal dari curah hujan bisa menyebabkan tanaman berproduksi tidak sesuai dengan deskripsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan varietas yang memberikan pertumbuhan dan hasil padi terbaik pada lahan sawah tadah hujan. Penelitian dimulai pada bulan Maret hingga Juli 2022 di Desa Rasau Jaya. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yaitu varietas yang diulang sebanyak 3 kali. Adapun taraf perlakuan varietas tersebut   yaitu:     v1= Inpari 22, v2 = Inpari 24, v3 = Inpari 30, =   v4 Inpari 32, v5 = Cilosari, v6 =  Jeliteng, v7 = varietas Baromah, v8 = varietas Sulutan. Variabel yang diamati   terdiri dari tinggi tanaman dan jumlah anakan maksimum umur 4, 6, 8, dan 10 MST, umur berbunga, jumlah anakan produktif, berat 1.000 biji, panjang malai, jumlah bulir per malai, dan kepadatan malai. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan varietas berpengaruh terhadap variabel tinggi tanaman, umur berbunga, berat 1.000 biji, panjang malai, jumlah bulir per malai, kepadatan malai dan berat gabah kering giling per petak, namun tidak berpengaruh tehadap variabel jumlah anakan dan jumlah anakan produktif tanaman.

References

Aak, 1995. Berbudidaya Tanaman Padi, Yogyakarta: Kanisius.

Anonim. 1991.Pedoman Bercocok Tanaman Padi. Departemen Pertanian, Balai informasi Pertanian. Badan Pengendali Bimas. Jakarta.

Badan penelitian dan pengembangan pertanian. 2011. Bank pengetahuan tanaman pangan. Vol 2 (1).

BPS Produksi Padi Nasioanal 2021 diunduh pada laman: https://www.bps.go.id/pressrelease/2022/03/01/1909/produksi-padi-tahun-2021-turun-0-43-persen--angka-tetap- yang diunduh pada 08 Mei 2022.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. 2016. Kalimantan Barat dalam Angka. Kalbar.bps.go.id.Pontianak

Bustami., Sufardi dan Bakhtiar. 2012. Serapan Hara dan efisiensi Pemupukan Fosfat serta Pertumbuhan Padi Varietas Lokal. Manajemen Sumberdaya lahan, 1 (2).

De Datta, S.K. (1981). Principle and Practices of Rice Production. A Wiley. Interscience

Ezward, C., Siska Efendi dan Juhari Makmun. 2018. Pengaruh Frekuensi Irigasi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi (Oryza sativa L.) Jurnal Agroteknologi Universitas Andalas, 1 (1)

Firmanto, B, H. 2011. Sukses Bertanam Padi Secara Organik. Bandung: Angkasa.

Gardner, P.F., Pearce, B.R dan Mitchel. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Jakarta: Universitas Indonesia.

Hatta, M. 2012. Uji Jarak Tanam Sistem Legowo Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Padi Pada Metode Sri. Jurnal Agrista Vol. 16 (2).

Jalil, M., Halimatun Sakdiah., Eka Deviana dan Ilham Akbar. 2016. Pertumbuhan Dan Produksi Beberapa Varietas Padi (Oryza Sativa L) Pada Berbagai Tingkat Salinitas. Jurnal Agrotek Lestari. Vol. 2 (2)

Prawiranata, W. S. Harran & P. Tjondronegoro. 1988. Dasar-Dasar Fisiologi

Sukari, D. 2022. Pengaruh Trichoderma spp. Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Berbagai Varietas Padi Pada Lahan Sawah Tadah Hujan Di Kabupaten Ketapang. Jurnal Pertanian Agros. Vol. 24 (1).

Subiadi, S. Slipi dan H.F. Motulo. 2016. Estimasi kehilangan hasil padi akibat serangan penyakit blas leher. Dalam: H. Syahbuddin, J. Kindangen, L. Taulu, P. Paat, R. Hendayana dan G. Josep.Prosiding Seminar Nasional Akselerasi Agroinovasi Berbasis Sumberdaya Lokal Menuju Kemandirian Pangan. Balai Besar Pengembangan dan Pengkajian Teknologi Pertanian, Bogor.

Tampoma, W.P., T. Nurmala dan M. Rachmadi. 2017. Pengaruh dosis silika terhadap karakter fisiologı dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L.) kultivar lokal poso (kultıvar 36-Super dan Tagolu).

Wahyuni, E, S., Saiful dan Endang W. Pudjiastutik. 2015. Pengaruh Penggunaan Pupuk Npk Terhadap Produksi Padi (Oryza Sativa L.) Varietas Ciherang. Vol.04 (01) : 233-242

Yoshida, S.1981. Fudamental of Rice Crop Science. IRRI, Los Banos, Philippines. Alih bahasa Sigit Yuli Jatmiko, Penerbit Lembaga Penelitian Padi Internasional, Philippines.

Downloads

Published

2023-10-02

Issue

Section

Articles