RESPON SETEK LADA SATU RUAS TERHADAP KOMBINASI BIOCHAR AMPAS TEBU DAN PUPUK NPK PADA TANAH GAMBUT
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.63372Keywords:
Biochar, NPK, Peat Soil, Pepper CuttingsAbstract
Lada (Piper nigrum L.) adalah salah satu jenis tanaman rempah dan sudah banyak dibudidayakan baik dalam usaha perkebunan rakyat maupun perusahaan besar. Tanah gambut dimanfaatkan sebagai media tanam pada masa pembibitan setek lada satu ruas, namun di sisi lain dengan kondisi sifat kesuburan kimia tanah yang memiliki kendala seperti pH tanah yang masam, kejenuhan basa yang rendah serta KTK yang tinggi serta sifat fisik tanah gambut yang memiliki tingkat porositas yang tinggi oleh karena itu ditambahkan amelioran seperti biochar ampas tebu yang dikombinasikan dengan pupuk NPK majemuk yang diharapkan dapat memperbaiki sifat kesuburan kimia pada tanah gambut serta memperbaiki sifat fisik tanah gambut yang memiliki tingkat porositas yang tinggi sehingga menjadi lebih optimal sebagai media tanam dalam masa pembibitan setek lada satu ruas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon setek tanaman lada satu ruas terhadap kombinasi biochar ampas tebu dan pupuk NPK pada tanah gambut penelitian di mulai dari tanggal 22 Mei 2022 sampai dengan 22 Oktober 2022 Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan kombinasi biochar dan pupuk NPK sebagai berikut, b1= 51 g biochar/tan + 5 g NPK/polybag, b2= 61 g biochar/tan + 4 g NPK/polybag, b3= 71 g biochar/tan + 3 g NPK/polybag, b4= 81 g biochar/tan + 2 g NPK/ polybag, b5= 91 g biochar/tan + 1 g NPK/polybag. Percobaan diulang sebanyak 4 kali maka didapat 20 unit percobaan dengan 10 sampel setek lada satu ruas pada setiap unit percobaan sehingga diperoleh 200 sampel setek tanaman lada satu ruas. Variabel yang diamati meliputi persentase tumbuh setek (%), panjang tunas (cm), pertambahan jumlah daun (helai) dan jumlah akar (helai Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan kombinasi dosis 81 g biochar/tan (setara 8 ton/ha ) + 2 g NPK/ polybag (setara 195 kg/ha ) dan perlakuan kombinasi dosis 91 g biochar/tan (setara 9 ton/ha ) + 1 g NPK/polybag (setara 98 kg/ha ) memberikan nilai rerata pertumbuhan setek lada satu ruas yang sama baiknya pada variabel pengamatan persentase tumbuh, panjang tunas, pertambahan jumlah daun dan jumlah akar.
References
Agus, F., dan I.G. M, Subiksa. 2008. Lahan Gambut: Potensi Untuk Pertanian Dan Aspek Lingkungan. Bogor: Balai Penelitian Tanah Dan World Agroforestry Centre.
Badan Pusat Statistik. 2020. Ekspor Lada Putih dan Lada Hitam Menurut Negara Tujuan Utama. Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.
Balittanah. 2017. Biochar: Mudah, Murah Dan Ramah Lingkungan. Diakses Pada Tanggal 8 November 2020. Dari Balittanah Http://Balittanah.Litbang.Pertanian.Go.Id/Ind/Index.Php/En/Berita-Terbaru Topmenu-58/1295-Biochar-Murah.
Balittanah. 2016. Biochar.....Pembenah Tanah Potensial. Diakses Pada Tanggal 5 November 2020. Dari Balittanah Http://Balittanah.Litbang.Pertanian.Go.Id/Ind/Index.Php/Berita/1290-Biochar1.
Hanafiah, K. A. 2007. Dasar Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Litbang Pertanian. 2013. Memilih Bibit Lada Yang Baik dan Setek Satu Buku. Diakses pada tanggal 12 april 2021. Dari Litbang Pertanian https://babel.litbang.pertanian.go.id/index.php/sd-2/15-infoteknologi/205-memilih-bibit-lada-yang-baik-dan-setek-satu-buku.
Puslitbangbun. 2013. Teknologi Unggulan Lada. Bogor: Pusat Penelitian Dan Pengembangan Perkebunan.
Rostaliana, P. Prawito, P., dan Turmudi, E. 2012. Pemanfaatan Biochar Untuk Perbaikan Kualitas Tanah Dengan Indikator Tanaman Jagung Hibrida Dan Padi Gogo Pada Sistem Lahan Tebang Dan Bakar. Naturalis :jurnal penelitian sumberdaya alam dan lingkungan, 1(3).
Najiyati, S., Muslihat, L., dan Suryadiputra, I. N. N. 2005. Panduan Pengelolaan Lahan Gambut Untuk Pertanian Berkelanjutan. Bogor: Proyek Climate Change, Forests and Peatlands In Indonesia. Wetlands International – Indonesia Programme and Wildlife Habitat Canada.
Noor, M. 2001. Pertanian Lahan Gambut, Potensi Dan Kendala. yogyakarta : Kanisius.
Nisa, K. 2010. Pengaruh Pemupukan NPK Dan Biochar Terhadap Sifat Kimia Tanah, Serapan Hara dan Hasil Tanaman Padi Sawah. Tesis. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.
Nurida, N.L. 2014. Potensi Pemanfaatan Biochar Untuk Rehabilitasi Lahan Kering Di Indonesia. Balai Penelitian Tanah. Bogor: Makalah Review.
Siringoringo, H,. H dan Siregar, C,. A. 2011. Pengaruh Aplikasi Arang Terhadap Pertumbuhan Awal Michelia Montana Blume dan Perubahan Sifat Kesuburan Tanah Pada Tipe Tanah Latosol. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 8 (1), 65 – 85.
Suparta, K. Kartini, L dan Situmeang, Y,. P. 2017. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah Pada Aplikasi Biochar Bambu. Gema Agro, 23(1), 18 – 23.
Widowati, Asnah dan Sutoyo.2012. Pengaruh Penggunaan Biochar Dan Pupuk Kalium Terhadap Pencucian Dan Serapan Kalium Pada Tanaman Jagung. Buana Sains, 12(1), 83 – 90.