PENGARUH ABU BOILER DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH GAMBUT DENGAN SISTEM JENUH AIR

Authors

  • Bonifasius Ariswandi Universitas Tanjungpura
  • Eddy Santoso Universitas Tanjungpura
  • Dwi Zulfita Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.63697

Keywords:

Abu boiler, Gambut, Kubis bunga, Pupuk NPK

Abstract

Kubis bunga adalah jenis tanaman sayuran yang banyak mengandung gizi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.  Pemanfaatan tanah gambut dalam budidaya tanaman dihadapkan pada  beberapa kendala berupa sifat fisik, sifat kimia, dan sifat biologi tanah gambut yang kurang mendukung pertumbuhan tanaman. Upaya untuk meningkatkan pH tanah  gambut dapat dilakukan dengan pemberian abu boiler kelapa sawit dan pupuk NPK untuk penambah unsur hara pada tanah gambut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui interaksi antara abu boiler dan pupuk NPK  dan mendapatkan dosis terbaik antara abu boiler dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Penelitian ini dimulai dari tanggal 11 Mei sampai 24 Juli 2022  yang berlokasi di Desa Panca Roba Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.  Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial  dengan pola  Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 2 faktor yaitu dosis abu boiler (A) tiga taraf dan pupuk NPK (P) dengan tiga taraf perlakuan pupuk NPK (P) dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan terdiri 4 sampel tanaman sehingga total keseluruhan diperoleh 100 tanaman 108 tanaman. Faktor pertama yaitu dosis abu boiler (A) terdri dari 3 taraf yaitu:a1  = Abu boiler 10 ton/ha setara 176 g/polybag, a2  = Abu boiler  20 ton/ha setara 352 g/polybag, a3 = Abu boiler 30 ton/ha setara  528 g/polybag. Faktor kedua yaitu pemberian pupuk NPK (P) terdiri dari 3 taraf yaitu: p1  = NPK  300 kg/ha atau setara dengan 2,7 g/tanaman, p2  = NPK 600 kg/ha atau setara dengan 5,4 g/tanaman, p3  = NPK 900 kg/ha atau setara dengan 8,1 g/tanaman. Variabel yang diamati pada penelitan ini adalah jumlah daun (helai), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), berat segar massa bunga (g)  dan  diameter bunga (cm).  Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terjadi interaksi dari abu boiler dan pupuk NPK terhadap semua variabel pengamatan. Pemberian abu boiler 30 ton/ha dan pupuk NPK 900 kg/ha merupakan dosis yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah gambut.

References

Agustina, L. 2004. Dasar Nutrisi Tanaman. Jakarta : Rineka Cipta. .

Amaru, K. 2008. Limbah Industri Kelapa Sawit. Jakarta : Akademika Pressindo,.

Astianto, A. 2012. Pemberian Berbagai Dosis Abu Boiler Pada Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Utama (Main nursery). Skrpsi. Fakultas Pertanian Unri. Riau.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. 2019. Statistik Pertanian Tanaman Sayur-sayuran dan Buah-buahan Provinsi Kalimantan Barat 2019. Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat. Diakses 20 februari 2021.

Cahyono, B. 2003.Cara Meningkatkan Budidaya Kubis. Yogyakarta :Yayasan Pustaka Nusatama.

Gardner VR, FC Bradford dan HD Hooker, 1993. The Fundamental of Fruit Production. McGraw Hill Book Co.Inc

Harjono, I. 1996. Melirik Bisnis Tani Kubis Bunga: Sayur Mewah Komoditi Primadona Kaum Elit. Solo:aneka.

Kuswadi. 1993. Pengapuran Tanah Pertanian. Yogyakarta : Kanisius. .

Sutedjo, M. M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta : Rineka Cipta.

Tafajarin, S. D, 2011. Panduan Komplit Bertanam Sayur dan Buah-Buahan. Yogyakarta : Cahaya Atma.

Downloads

Published

2023-07-01

Issue

Section

Articles