PENGARUH TEPUNG CANGKANG SIPUT LAUT (Clypeomorus batillariaeformis L.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL OKRA PADA TANAH GAMBUT

Authors

  • Itnu Itnu Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Rahmidiyani Rahmidiyani Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Dwi Zulfita Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.63825

Keywords:

Kapur Keong Laut, Okra, Pupuk Kandang Sapi, Tanah Gambut

Abstract

Tanaman Okra (Abelmoschus esculentus L.) biasanya dikenal dengan sebutan kacang mia, dan kacang mekkah ini mempunyai beberapa keunggulan antara lain bersifat ekonomis, dapat dibudidayakan secara sederhana dan mudah serta dapat cepat di panen. Selain itu tanaman okra mengandung gizi yang cukup tinggi dan mempunyai banyak serat yang dipercaya dapat membantu pencernaan. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman salah satunya dipengaruhi oleh media tanam. Tingkat kemasaman tanah menjadi faktor pembatas dalam pengembangan gambut untuk tujuan pertanian. Upaya untuk mengatasi permasalahan tanah gambut yang masam dapat dilakukan dengan pemberiaan tepung cangkang siput laut dapat digunakan untuk meningkatkan pH tanah gambut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis tepung cangkang siput laut terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil okra pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi yang terletk di Jl. Reformasi Gg. Racana Untan. Penelitian ini akan dilaksanakan dari tanggal 2 Oktober 2022- 29 Desember 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor perlakuan yaitu faktor pemberian tepung cangkang siput laut (A) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan 4 sampel Perlakuan. Sehingga terdapat 100 tanaman, adapun rancangan yang dimaksud adalah, a1 245,28 g/polybag,a2 367,91 g/polybag, a3 490,54   g/polybag, a4 613,17 g/polybag, a5 735,08 g/polybag. Variabel Pengamatan meliputi, Tinggi Tanaman, Volume Akar, Berat Kering Tanaman, Jumlah Buah Segar per tanaman dan Berat Buah/tanaman. hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan, Pemberian berbagai dosis tepung cangkang siput laut dapat meningkatkan pH tanah untuk pertumbuhan dan hasil   okra pada tanah gambut. Pemberian tepung cangkang siput laut dengan dosis 490,54 g/polybag meningkatkan pH tanah dari 3,00 menjadi 5,5 merupakan perlakuan terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil okra pada tanah gambut tetapi pemberian tepung cangkang siput laut dosis 245,27 g/polybag merupakan dosis efektif untuk pertumbuhan dan hasil okra pada tanah gambut.

References

Agustina, L,. 1990. Dasar Nutrisi Tanaman. Rineka Cipta. Jakarta.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. 2019. Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak : Badan Pusat Statistik.

Hamed, M.H., M.A. Desoky., A.M. Ghallab.,M.A. Faragallah. 2014. Effect of Incubation Periods and Some Organic Materials on Phosphorus Forms inCalcareous Soils. Dept., Faculty of

Hardjowigeno, S. 1997. Pemanfaatan Gambut Berwawasan Lingkungan. Alami, 2(1):3-6

Ichsan, M. C., Santoso, I., & Oktarina. 2016. Uji Efektivitas Waktu Aplikasi Bahan Organik dan Dosis Pupuk Sp-36 Dalam Meningkatkan Produksi Okra (Abelmoschus esculentus). Agritrop Jurnal IlmuIlmu Pertanian, 134–150.

Idawati Nurul, S. P. 2012. Peluang Besar Budidaya Okra. Yogyakarta : Agro Media Pustaka.

Indreswari, A. 2015. Mitratani Perluas Pasar Ekspor Sayuran. Yogyakarta : Kanisius.

Lakitan, B. 2011. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Rajawali Press. Jakarta.

Soepardi, G. 1983. Sifat dan Ciri Tanah. Departemen Ilmu-ilmu Tanah. Fakultas Pertanian IPB. Bogor. 591 hal.

Kamprath, E. J., 1971, Soil Aciditi and Liming. National Academy Of Sciences,

Washington.

Sinaga. S.R. Zulfita D. Surachman (2019). Pengaruh Cangkang Kerang Laut terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau pada Tanah Gambut. Jurnal Sains Fakultas Pertanian Untan 1 (15): 15-23/

Scnitzer, M. 1991. Soil Organik Matter. The Next 75 Year Soil Science.

Setiawan. Gafur, T. Abdurrahman. 2020. Aplikasi Biochar dan Serbuk Cangkang Kerang Darah terhadap Pertumbuhn dan Hasil Jagung pada Tanah Gambut. Jurnal Agrovigor 12 (2) : 70-76.

Sutarto, V.S. Hutami, dan B. Soeherdy. 1985. Pengapuran dan Pemupukan Molibdenum, Magnesium, dan Sulfur pada Kacang Tanah. Dalam Seminar Hasil Penelitian Tanaman Pangan volume 1 Palawija. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Bogor. Bogor.

Setyati. H. 1988 Pengantar Agronomi. Gramedia. Jakarta.

Yuwono. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Yogyakarta: Kansius.

Downloads

Published

2023-07-01

Issue

Section

Articles