KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA TANAH ULTISOL KEBUN KELAPA SAWIT DESA PANGKALAN SUKA KECAMATAN NANGA TAYAP KABUPATEN KETAPANG

Authors

  • Bambang Wicaksono Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Sulakhudin Sulakhudin Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Rinto Manurung Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.64124

Keywords:

Kelapa Sawit, Saran Pemupukan

Abstract

Kelapa sawit selama 20 tahun terakhir menjadi andalan ekspor dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani kelapa sawit khususnya di lokasi penelitian di Desa Pangkalan Suka. Petani kelapa sawit di desa ini memiliki perkebunan kelapa sawit mandiri namun produksinya rendah dikarenakan pengetahuan masyarakat tentang sifat tanah dan pemberian pupuk yang sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman kelapa sawit. Penelitian status kesuburan pada beberapa kelerengan di tanah ultisol perkebunan kelapa sawit bertujuan untuk mengetahui status kesuburan tanah pada perkebunan kelapa sawit dan menghitung dosis pupuk untuk memberikan saran pemupukan tanaman kelapa sawit. Lokasi penelitian berada di Desa Pangkalan Suka Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang. Penelitian berlangsung selama 4 bulan. Penelitian ini melihat perbedaan karakteristik sifat kimia tanah pada lereng yang berbeda di perkebunan kelapa sawit. Bahan penelitian yang digunakan adalah sampel tanah, peta administrasi desa, peta jenis tanah, peta penggunaan lahan, peta kelas lereng, peta topografi, peta lokasi titik pengamatan, data curah hujan Kabupaten Ketapang periode 2015-2019 dan bahan bahan kimia lainya untuk keperluan analisis sifat kimia tanah di laboratorium. Lokasi penelitian memiliki status kesuburan yang rendah hal ini dikarenakan adanya beberapa faktor pembatas yaitu kandungan C-Organik tanah dan rendahnya N-total tanah. Ketersediaan bahan organik dalam tanah sangat mempengaruhi ketersediaan unsur hara dalam tanah. Rendahnya Unsur hara dalam tanah perlu dilakukan penambahan saran pemupukan tanaman kelapa sawit pada setiap lokasi. Saran pemupukan di kelerengan 0-3% yaitu Urea 0,87 Kg/pohon, SP-36 0,76 Kg/pohon dan MOP 2,96 Kg/pohon. Saran pemupukan di kelerengan 3-8% yaitu Urea 0,84 kg/pohon, SP-36 0,68 Kg/pohon dan MOP 4,3 kg/pohon kemudian di kelerengan 8-15% Urea 0,84 kg/pohon, SP-36 0,49 kg/pohon dan MOP 4,8 kg/pohon.

References

Andalusia, B. Zainabun, dan T. Arabia. 2016. Karakteristik Tanah Ordo Ultisol di Perkebunan Kelapa Sawit PT. Perkebunan Nusantara I (Persero) Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Kawista Agroteknologi 1 (1): 45–49.

Ariyanti, E., Sutopo., Suwarto. 2010. Kajian Status Hara Makro Ca, Mg, Dan S Tanah Sawah Kawasan Industri Daerah Kabupaten Karanganyar. Jurnal Ilmu Tanah dan AgroKlimatologi. 7 (1).

Darlita, R.R., Joy, B., Sudirja, R., 2017. Analisis beberapa sifat kimia tanah terhadap peningkatan produksi kelapa sawit pada tanah pasir di perkebunan kelapa sawit Selangkun. Agrikultura. 28(1): 15-20.

D. A Gede, Widyantari, K. D Susila dan T. Kusmawati. 2015. Evaluasi status kesuburan tanah untuk lahan pertanian di Kecamatan Denpasar Timur. EJurnal Agroekoteknologi Tropika 4(4): 293- 3

Hasanudin, 2003. Peningkatan ketersediaan dan serapan N dan P serta hasil tanaman jagung melalui inokulasi mikoriza, azatobakter, dan bahan organik pada ultisol. Jurnal Ilmu- Ilmu Pertanian Indonesia. 5(2): 83-89.

K. C. Manorama Thampatti, 2023. Problem Soils Constraints and Management. Delhi : Narendra Publishing House.

Pardamean, M. 2008. Panduan Lengkap Pengelolaan Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit. PT Agro Media Pustaka

Prasetyo, B. H., dan D. A. Suriadikarta. 2006. Karakteristik, Potensi, Dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol Untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering Di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian 25 (2): 39–46.

Rusdiana, O., Lubis, R.S., 2013. Pendugaan Korelasi Antara Karakteristik Tanah Terhadap Cadangan Karbon (Carbon Stock) Pada Hutan Sekunder. Jurnal Silvikultur Tropika. Vol. 03 No. 1 : 14-21.

Siahaan, W., Suntari, R., 2019. Pengaruh Aplikasi Kompos Ampas Kopi Terhadap Perubahan Sifat Kimia Andisol Ngabab, Kabupaten Malang. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan. Vol 6 No 1 : 1123-1132.

Tegar Herindra Pramandiri, 2012. Pengaruh Perlindian terhadap Ketersediaan Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg) pada Material Vulkanik Hasil Erupsi Gunung Merapi. Skripsi Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Downloads

Published

2023-07-01

Issue

Section

Articles