KAJIAN SIFAT KIMIA TANAH PADA TIGA TIPE PENGGUNAAN LAHAN GAMBUT DI DESA WAJOK HILIR KECAMATAN SIANTAN KABUPATEN MEMPAWAH
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v12i4.64614Keywords:
sifat kimia tanah, alih fungsi lahan, lahan gambutAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sifat kimia tanah gambut akibat alih fungsi lahan pada kebun sawit, kebun jagung dan hutan sekunder di Desa Wajok Hilir Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah. Metode penelitian bersifat survey lapangan, pengambilan sampel tanah pada kedalaman 0-30 cm dan analisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukan sifat kimia tanah, reaksi tanah (sangat masam), Carbon Organik (sangat tinggi), Nitrogen total (sangat tinggi), fosfor tanah (sangat rendah), Kalium Tanah (sangat rendah), Calsium Tanah (sangat rendah), Magnesium (sangat rendah), Kejenuhan Basa (sangat rendah), Kapasitas Tukar Kation (sangat tinggi), Daya Hantar Listrik (sangat tinggi), Kadar Abu, Bobot Isi (rendah). Sifat kimia tanah di tiga lahan tergolong sangat rendah.
References
Agus, F. dan I.G. Subiksa. 2008. Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian dan Aspek Lingkungan. Balai Penelitian Tanah, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.
Hanafiah, K.A, 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta : PT. RajaGrafindo Persada
Hardjowigeno, S. 2007. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta. Histosol. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.
Noor, M, 2001. Pertanian Lahan Gambut. Yogyakarta : Kanisius. Penelitian Tanah. Bogor. 3-14 hal. Persada.Jakarta. 305 hal. Programme dan Wildlife Habitat Canada. Bogor. Indonesia.
Nusantara, R. W., 2015. Diferensiasi karbon organic tanah dan seresah, emisi CO2, dan nutrient tanah akibat alih fungsi hutan rawa gambut Kalimantan Barat. Disertasi. UGM Yogyakarta.
Parish, F., A. Sirin, D. Charman, H, Josten, T. Minayeva, M. Silvius, dan L. Stinger (Eds), 2008. Assement on peatland, biodiversity and climate change: main report, global environment center, kuala lumpur and weatlands international, wageningen.
Radjagukguk, B.2000.Perubahan sifat-sifat fisik dan kimia tanah gambut akibat reklamasi lahan gambut unuk pertanian
Radjagukguk, B.2000.Perubahan sifat-sifat fisik dan kimia tanah gambut akibat reklamasi lahan gambut unuk pertanian
Rusdiana, O. Lubis, R.S., 2012. Pendugaan Korelasi antara Karakteristik Tanah terhadap Cadangan Karbon (Carbon Stock) pada Hutan Sekunder. Jurnal Silvikultur Tropika.03
Sabiham, S. 2006. Pengelolaan Lahan Gambut Indonesia Berbasis Keunikan Ekosistem. Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Pengelolaan Tanah. Fakultas Pertanian IPB, Bogor.
Sulaeman, Suparto, dan Eviati. 2005. Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk. Balai Penelitian Tanah, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Depertemen Pertanian.
Suswati, D., B. Hendro, D. Shiddieq, dan D. Indradewa. 2011. Identifikasi Sifat Fisik Lahan Gambut Rasau Jaya III Kabupaten Kubu Raya Untuk Pengembangan Jagung. Jurnal Perkebunan dan Lahan Tropika.
Sutarta, E.S., H.H. Siregar, I.Y. Harahap, Sugiyono, dan S. Rahutomo. 2006. Potensi Lahan Untuk Industri Kelapa Sawit di Indonesia, dalam Potensi dan Peluang Investasi Industri Kelapa Sawit di Indonesia. Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Medan, Indonesia.
Wahyunto dan Heryanto. B. 2005. Sebaran gambut dan Status terkini di Sumatera.
Wahyunto, S. Ritung, Suparto, and H. Subagjo. 2004. Map of peatland distribution and its C content in Kalimantan. Wetland Int’l – Indonesia Programme and Wildlife Habitat Canada. Bogor, Indonesia.