RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK TERHADAP PEMBERIAN BOKASI LIMBAH JAMUR TIRAM DAN NPK PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING

Authors

  • Jaky Jaky Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Rini Susana Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Warganda Warganda Universitas Tanjungpura Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.64743

Keywords:

Bokasi limbah jamur tiram, Lobak, NPK, Tanah Podsolik Merah kuning.

Abstract

Lobak (Raphanus sativus  L.) merupakan tanaman semusim berupa perdu berakar tunggang. Umbi lobak dapat dikomsumsi sebagai sayuran, dapat juga dimanfaatkan sebagai obat-obatan, dan digunakan sebagai bahan kosmetik. Pemanfaatan tanah Podsolik Merah Kuning sebagai media tumbuh memiliki kendala seperti struktur tanah jelek, pH rendah, ketersediaan unsur hara sedikit dan kandungan bahan organik rendah. Upaya untuk mengatasi sifat tanah Podsolik Merah Kuning dapat dilakukan dengan pemberian bahan pembenah tanah seperti penggunaan bokasi limbah jamur tiram dan  NPK. Penggunaan bokasi limbah jamur tiram sangat dibutuhkan untuk memperbaiki sifat fisik tanah Podsolik Merah Kuning.  NPK sangat dibutuhkan untuk memperbaiki sifat kimia tanah Podsolik Merah Kuning. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mencari interaksi bokasi limbah jamur tiram dan  NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian ini dilaksanakan di  Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak dari tanggal  22 Mei - 6  September 2022.  Penelitian ini menggunakan perlakuan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama bokasi limbah jamur tiram (B) sebanyak 3 taraf perlakuan yaitu  b1  = 20 ton/ha, b2  = 30 ton/ha,  b3  =  40 ton/ha  dan faktor kedua  NPK (N) sebanyak 4 taraf perlakuan yaitu  n1 =  200 kg/ha, n2 = 150 kg/ha, n3 =  100 kg/ha,  n4  = 50 kg/ha. Variabel yang diamati dalam  penelitian ini adalah jumlah daun, berat segar tanaman, berat segar umbi, diameter umbi, panjang umbi, dan berat kering tanaman.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa faktor tunggal pemberian dosis bokasi limbah jamur tiram 40 ton/ha merupakan dosis yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning. Faktor  tunggal pemberian NPK 150 kg/ha merupakan dosis yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah Podsolik Merah Kuning

References

Aksi Agraris Kanisius. 2003. Petunjuk Praktis Bertanam Sayuran. Yogyakarta: Kanisius.

Ardli, R. A. 2021. Pengaruh Bokasi Limbah Baglog Jamur Tiram dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah pada Tanah Alluvial. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura Pontianak, Fakultas Pertanian.

Badan Pusat Statistik. 2021. Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat.

Cahyono, B. 2019. Budidaya Intensif Lobak. Depok: Papas Sinar Sinanti.

Djumali dan Nurnasari, E. 2014. Karakter Tanaman yang Mempengaruhi Hasil Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) Jurnal Agrovigor. 2(1), 42-46.

Fatchulloh, D. 2015. Optimalilasi Penggunaan Pupuk Majemuk Sintetis Dengan trichoderma SP. Pada Jenis Tanah Latosol Untuk Tanaman Bawang Merah. Kontribunsi Bidang Pangan. Prosiding Seminar Nasional Pangan, Energi dan Lingkungan. Balai Penelitian Sayuran Bandung: Bandung.

Purnawanto, A.M, dan Bambang Nugroho. 2015. Efektifitas Kompos limbah Media Tanam Jamur Tiram Sebagai Pupuk Organik pada Budidaya Bawang Merah di Tanah Ultisol. Purwokerto: Universitas Muhammadyah Purwokerto.

Pramitasari, H. E., T. Wahdiyati.,dan M, Nawawi. 2016. Pengaruh Dosis Pupuk Nitrogen dan Tingkat Kepadatan Tanaman Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleaceae L.) Jurnal Produksi Tanaman. 4(1), 49-56.

Suwahyono, U. 2017. Panduan Penggunaan Pupuk Organik. Jakarta: Penebar Swadaya.

Downloads

Published

2023-07-01

Issue

Section

Articles