STUDI MIKORIZA ARBUSKULAR PADA BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN KERING DI DESA KEPAYANG KECAMATAN ANJONGAN KABUPATEN MEMPAWAH

Authors

  • Rahmadila Huziarti Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Ismahan Umran Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Junaidi Junaidi Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.64812

Keywords:

Mikoriza Arbuskular, Tipe Penggunan Lahan, dan Lahan Kering

Abstract

Mikoriza arbuskular adalah salah satu mikroba tanah yang mempunyai peranan penting dalam menyuburkan tanah apabila terjadi assosiasi simbiotik yang efektif antara akar tanaman dengan mikoriza sehingga dapat meningkatkan pengambilan fosfor (P), air, dan nutrisi lainnya bagi tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan populasi Mikoriza arbuskular pada tiga tipe pemanfaatan lahan kering. Setiap lokasi akan dipilih plot seluas 40 m x 5 m yang homogen dan tidak tergenang, selanjutnya lokasi yang telah dipilih dibagi menjadi 3 bagian (I, II, dan III) sehingga didapatkan masing-masing berukuran 13,3 m x 5 m, setiap bagian ditentukan plot untuk pengambilan sampel tanah. Tanah diambil dari kedalaman 0-20 cm pada plot kuadrat ukuran 0,5 m x 0,5 m. Teknik mengisolasi fungi mikoriza arbuskular menggunakan metode kombinasi antara Teknik tuang saring basah, kemudian dilanjutkan analisis statistika dengan uji One Way Anova. Hasil penelitian ini menunjukkan populasi fungi MA ditemukan pada semua tipe pemanfaatan lahan kering (semak belukar, kebun kelapa sawit, hutan sekunder). Jumlah indeks keragaman tertinggi terdapat pada tipe pemanfaatan lahan semak belukar yaitu 2,00 dengan jumlah kemerataan jenis 0,64. Jumlah dan jenis spora pada ketiga tipe pemanfaatan lahan kering ditemukan 3 genus yaitu Glomus, Gigaspora, Acaulospora, sedangkan genus fungi yang paling banyak mendominasi adalah Glomus. Hasil uji analisis Anova (one-way) perbedaan yang nyata pada glomus dengan p-value 0.028, sedangkan Acaulospora dan Gigaspora menunjukkan tidak berbeda nyata. Perbedaan yang nyata pada glomus kemudian dilanjutkan dengan uji beda nyata dan didapatkan hasil nilai tertinggi yaitu pada hutan sekunder.

References

Allen, B. and B.F. Hajek. 1989. Mineral occurrence in soil environment. Pp 199- 278. In J.B. Dixon and S. B. Weed (Eds.). Minerals in Soils Environments. 2nd edition. Soil Sci. Soc. of Amer. Wisconsin, USA.

Afronius, Ratna Herawatiningsih, T. F. M. (2018). Keanekaragaman Pohon Penghasil Buah di Hutan Sekunder Pada Areal IUPHHK-HTI PT. Bhatara Alam Lestari Kabupaten Mempawah. Jurnal Hutan Lestari, 6, 175–181.

Agus Soegianto, 1994, Ekologi Kuantitatif, Surabaya: Usaha Nasional.

Aji, I. M. L., Sutriono, R., & Hayati, M. (2018). Pengaruh media simpan dan lama penyimpanan terhadap viabilitas benih dan pertumbuhan semai mahoni (Swietenia Mahagoni (L.) Jacq). Jurnal Belantara, 1(1), 23-29

Augé, R. M. (2001). Water relations, drought and vesicular-arbuscular mycorrhizal symbiosis. Mycorrhiza, 11(1), 3–42.

Arsyad,S. 2000. Konservasi Tanah dan Air. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Balai Penelitian Tanah. 2005. Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, Dan Pupuk. Balai Penelitian Tanah Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian. Bogor.

Balitbang. (2015). SUMBERDAYA LAHAN PERTANIAN INDONESIA: Luas, Penyebaran, dan Potensi Ketersediaan (Issue October).

Bambang. (2019). Statistik Perkebunan Indonesia (Tree Crop Estate Statistics Of Indonesia 2017-2019) Kelapa Sawit (Palm Oil).

Barea, J. M., R. Azco´n, and C. Azco´n-Aguilar. 1992. Vesicular-arbuscular mycorrhizal fungi in nitrogen-fixing systems. Methods Microbiol. 24:391– 416.

Bolan, N. S. 1991. Critical review on the role of mycorrhizal fungi in the uptake phosporus by plant. Plant and Soil 134: 189- 207.

Brundrett, M., Bougher, N., Dell, B., Grove, T., & Malajczuk, N. (1996). Working with Mycorrhizas in Forestry and Agriculture Mycorrhizas of Australian Plants View project Banksia Woodland Restoration

Das, A., R. Prasat, R.B. Srivastafa, S. Deshmukh, M.K Rai, and A. Verma. 2013. Co-cultivation of piriformospora indica with medicinal plants: Case studies Piriformospora Indica Sebacinales and Their Biotecnological Applications ed A Varma et al. Springer. Germany.

DeForest, J. 2009. Achieving solid soil structure is keystone to healthy soils. The Department of environmental and plant biology at Ohio University.

Delvian. 2005. Respon Pertumbuhan Dan Perkembangan Cendawan Mikoriza Arbuskula Dan Tanaman Terhadap Salinitas Tanah. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan.

Eswaran, H. and C. Sys. 1970. An evaluation of the free ironin tropical and esitic soils. Pedologie 20:62-65

Forth, H. D. 1994. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Terjemahan Soemartono Aditsoe, Artono. Edisi Keenam Erlangga.Jakarta

Handayanto, A. & Hairiah. 2007. Biologi Tanah, Landasan Pengelolaan Tanah Sehat. Pustaka Adipura. Yogyakarta.

Hajoeningtijas, O. D. (2009). Ketergantungan tanaman terhadap mikoriza sebagai kajian potensi pupuk hayati mikoriza pada budidaya tanaman berkelanjutan. Hakim, N., Nyakpa, M.Y., Lubis, A.M., Nugroho, S.G., Diha, M.A., Hong, G.B, Bailey, H.H. 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung. 488 hal.

Hardjowigeno, S. 2007. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta. Cetakan ke 6

Hartoyo, B., M. Ghulamahdi, L.K. Darusman, S.A. Aziz, and I. Mansur. 2011. Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada Rizosfer Tanaman Pegangan (Centella asiatica L) Urban. Jurnal Littri 17 (1) : 32-40.

Hermawan, H., A. Muin dan R.S. Wulandari. 2015. Kelimpahan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Pada Tegakan Ekaliptus (Eucalyptus pelita). Jurnal Hutan Lestari 3 (1) : 124-132.

Hoorman J. J., J. C. de Moraes (Juca) Sa and R. Reader. 2011. The Biology of SoilCompaction. American Society of Agronomy. Crops and Soils Magazine

Jayanti, F. D., Duryat, & Bintoro, A. (2019). Pengaruh pemberian ekstrak tauge dan bawang merah pada pertumbuhan bibit gaharu (Aquilaria malaccensis). Jurnal Belantara, 2(1), 70- 75.

Leake J., D. Johnson., D. Donnely ., G.Muckle., L. Boddy., D. Read. 2004. Networks of power and influence: the role of mycorrhizal mycelium in controlling plant communities and agroecosystem functioning,

Downloads

Published

2023-07-01

Issue

Section

Articles