RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN BABY AKIBAT PEMBERIAN DOLOMIT DAN FREKUENSI POC CAMPURAN LIMBAH BUAH PADA TANAH GAMBUT
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.64929Keywords:
Dolomit, Mentimun Baby, POC Campuran Limbah Buah, Tanah GambutAbstract
Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan jenis sayuran familia cucurbitacae atau labu-labuan yang popular di seluruh dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan dosis interaksi antara pemberian dolomit dan frekuensi POC campuran limbah buah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun baby pada tanah gambut. Pupuk organik cair (POC) adalah pupuk yang tersedia dalam bentuk cair. Penelitian ini dilaksanakan di lahan yang terletak di Jalan Reformasi Gg. Struktur, Pontianak Tenggara berlangsung dari 07 Desember 2022 - 22 Januari 2023. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan dengan pola faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu kapur dolomit (D) dan faktor kedua adalah frekuensi campuran limbah buah (F). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel sehingga terdapat 108 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu faktor pertama pemberian dolomit dengan 3 dosis taraf perlakuan yaitu 123 g/polybag; 150 g/polybag; 180 g/polybag. Faktor yang dua yaitu frekuensi POC campuran limbah buah yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu pemberian 2 hari sekali, taraf kedua pemberian 3 hari sekali dan taraf ketiga pemberian 4 hari sekali. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan luas daun. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan varians (uji F taraf 5%). Apabila uji F menunjukkan adanya pengaruh nyata, maka dilanjutkn uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara dolomit dosis 150 g/polybag dan frekuensi POC campuran limbah buah 3 hari sekali memberikan pertumbuhan dan hasil mentimun baby yang terbaik pada tanah gambut walaupun interaksi pemberian dolomit dosis 123 g/polybag dan frekuensi POC campuran limbah buah 3 hari sekali sudah cukup efektif nutuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil mentimun baby pada tanah gambutReferences
Al Mubarok, R. F., Tripama, B., & Suroso, B. (2019). Efikasi Pupuk Organik Cair (POC) Buah Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Produktivitas Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.). Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 17(1), 76-92.
Ahdiyanto, T., A. Jaenudin dan A. Faqih. 2018. Pengaruh pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil pada tiga kultivar kubis bunga (Brassica oleraceae L.) dataran rendah. Jurnal Agroswagati. 6(2): 735-743
Alex, M. (2022). Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Kulit Bawang pada Berbagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Mentimun Baby (Cucumis sativus L. Var. Vanesa).
Amin, A. R. (2015) ‘Mengenal Budidaya Mentimun Melalui Pemanfaatan Media Informasi’, Jurnal JUPITER, 16(1), 66–71
Amir B, Andika A. 2019. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis Melo L.) Jurnal Pertanian Berkelanjutan. 7 (3): 237-240
Andrie, K.L., M. Napitupulu., Dan N. J. (2015) ‘Respon Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Terhadap Jenis POC dan Konsentrasi Yang Berbeda’, Jurnal AGRIFOR, 14(1), 15–26.
Ayu, J., Sabli, E., & Sulhaswardi, S. (2017). Uji Pemberian Pupuk NPK Mutiara dan Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melon L.). Dinamika Pertanian, 33(1), 103-114.
Arrusy, A. (2021). Pengaruh Frekuensi Penyiraman dan Poc Nasa Pada Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.) Dengan Media Batang Pisang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
BPS. Badan Pusat Statistik. 2020. Statistik Tanaman Buah-Buahan dan Sayuran Tahunan. Jakarta: Badan Pusat Statistik
Bashri, H. (2013). Pengaruh Konsentrasi dan Interval Waktu Pemberian Pupuk Gandasil B Pada Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt). Skrispsi. Universitas Teuku Umar Meulaboh.
Cahyono, B. 2006. Timun. Semarang: Aneka Ilmu
Dharmawijaya, M. I. 1992. Klasifikasi Tanah: Dasar Teori Bagi Peneliti Tanah Dan Pelaksanaan Penelitian Di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Dwijosapoetra, D.1986. Pengantar Agronomi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Ekawandani, N dan A.A. Kusuma. 2018. Pengomposan sampah organik (Kubis dan Kulit Pisang) dengan menggunakan EM4. TEDC 12(1) : 38-4
Fefiani, W. Yusri Arfiani Barus. 2014. Respon pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (cucumis sativus L.). Akibat pemberian pupuk kandang sapi dan pupuk organik padat supernasa. Agrium ISSN 0852-1077 (Print) ISSN 2442-7306 (Online) Oktober 2014 Volume 19 No. 1
Fitriansa, A. (2020). Pengaruh Kapur Dan Rhizobium Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Kacang Hijau (vigna Radiata. L).Skripsi. Universitas Islam Riau.
Gaspersz, V. 1994. Metode Rancangan Percobaan. Bandung: Armico
Huda, M. K., 2013. Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Urin Sapi Dengan Aditif Tetes (Molasse) Metode Fermentasi. Skripsi. Semarang : Universitas Negeri Semarang.
Ilham, F., Prasetyo, T. B., & Prima, S. (2019). Pengaruh Pemberian Dolomit Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah Gambut dan Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L). Jurnal Solum, 16(1), 29-39.
Jakunda, A., Syahrudin, S., Suparno, S., & Asie, K. (2020). Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum) Terhadap Pemberian Bokashi Kalakai (Stenochlaena palustris) Pada Tanah Gambut Pedalaman. AgriPeat, 21(2), 117-123.
Jumini, H.A.R. Hasinah, dan Armis.2012. Pengaruh interval waktu pemberian pupuk organik cair Enviro terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas mentimun (Cucumis sativus L.).Floratek 7:133-140.
Justika, S. Baharsjah dan D. H. Ashari. 1992. Posisi Kacang-kacangan di Indonesia. Bogor : Institut Pertanian Bogor.
Julian, P. N. 2021. Pemberian Abu Kayu dan NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Baby Mentimun pada Tanah Gambut. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura, Fakultas Pertanian.
Khotimah, N. 2007. Budidaya Tanaman Pangan. Jakarta Barat: Karya Mandiri Nusantara.
Manurung, A.I., & Vindo, V. (2020). Pengaruh Dosis Dolomit dan Pupuk Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalanicum L.) Varietas Vietnam. Jurnal Agrotek, 3(2), 103-116.
Meriatna, M., Suryati, S., & Fahri, A. (2019). Pengaruh Waktu Fermentasi dan Volume Bio Aktivator EM4 (Effective Microorganisme) pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Buah-Buahan. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 7(1), 13-29.
Meylia, R. D. dan K. Koesriharti. (2018). Pengaruh pemberian pupuk fosfor dan sumber kalium yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicon esculentum Mill.). Jurnal Produksi Tanaman, 6 (8), 1934 – 1941
Munawar, HS. 2007. Pupuk Organik Cair dan Padat, Pembuatan, Aplikasi. Jakarta: Penebar Swadaya
Mustamir, E. E., & Hadijah, S. S. Respon Pertumbuhan dan Hasil Timun Baby Akibat Pemberian Berbagai Macam Konsentrasi Poc Limbah Buah Pepaya Pada Tanah Aluvial. Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian, 11(2), 16-30.
Muzaki. 2022, Maret 05. Teknik Budidaya Timun Baby Produktifitas Tinggi Panen 45 Kali Petik Diakses pada tanggal 12 November 2022, https://mitrabertani.com/artikel/detail/Teknik-Budidaya-Timun-Baby-Produktifitas-Tinggi-Panen-45-Kali-Petik
Naibaho, R. 2003. Pengaruh Pupuk Phonska dan Pengapuran Terhadap Kandungan Unsur Hara NPK dan pH Beberapa Tanah Hutan. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Vol 1.
Najiyati, S., L. Muslihat I., Nyoman Dan N. Suryadipura. 2005. Panduan Pengolahan Lahan Gambut Untuk Pertanian Berkelanjutan. Proyek Climate Change, Forest And Peatlands In Indonesia. Bogor: Wetlands International Indonesia Programmed An Wildlife Habitat Cana
Nasution, F. J., L. Mawarni dan Meiriani. 2014. Aplikasi pupuk organik padat dan cair dari kulit pisang kepok untuk pertumbuhan dan produksi sawi (brassica juncea L.). J. Agroekoteknologi 2 (3) : 1029-1037
Nasution, N. U. H., Efendi, E. dan Purba, D. W. 2017. Respon Pemberian Pupuk NPK Mutiara dan Bokashi Jerami Padi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Penelitian Pertanian BERNAS Volume 13. Nomor 3. Program Studi Agroteknologi, Universitas Asaha
Nengsih, S. 2019. Budidaya Timun Dalam Polybag. Diakses 12 November 2022, http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/75690/Budidaya-Timun-Dalam-Polybag/
Ningrum, Sri A. 2021. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Poc Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.). Skripsi. Palopo: Universitas Cokroaminoto Palopo, Fakultas Pertanian.
Nisa. (2016). Unsur Hara Pada Tanaman Tomat. Sidoharjo: Pedagogja.
Peter. 2019. Respon Pertumbuhan dan Hasil Cabai Merah Terhadap Pemberian Kapur Dolomit dan Pupuk Organik Cair Pada Tanah Gambut. Skripsi. Universitas Tanjungpura. Fakultas Pertanian
Rahmansyah, A. (2013). Pengaruh Dosis Dolomit dan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max (L.) Merill) Pada Lahan Gambut (Doctoral dissertation, Universitas Teuku Umar Meulaboh).
Sanchez, P.A. l992. Sifat dan Pengelolaan Tanah Tropika. (Johana T. Jayadinata, Pentj). Bandung: Institut Teknologi Bandung.
Sari, Kristina Noni, 2019. Pengaruh Kombinasi Biochar Sekam Padi dan Pupuk Kotoran ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kale (Brassica olerace var acephala L.) pada Tanah Gambut. Skripsi. Pontianak: Universitas tanjungpura Pontianak, Fakultas Pertanian.
Sari., R., M., P., Maghfoer., M., D., Koesrihati 2016. Pengaruh Frekuensi Penyiraman dan Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L. var chinensis). Jurnal Produksi Tanaman. 4(5): 342-351
Sarief, E. S. 1986. Konservasi Tanah dan Air. Bandung: Pustaka Buana.
Setiadi, B. 1995. Gambut Tantangan dan Peluang. Palembang: Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat.
Seyati, H. S. 1998. Pengantar Agronomi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Suhendi, P Dan Bambang. 1995. Kandungan Zat Hara Pada Pupuk Organik Cair. Surabaya Pengolahan Lahan Sempit
Sumpena U. 2007. Budidaya Mentimun Intensif, Dengan Mulsa, Secara Tumpang Gilir. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sunarjono, H. H. 2007. Bertanam 30 Jenis Sayur. Jakarta: Penebar Swadaya. 184 Hal.
Sumaryo dan Suyono. 2000. Pengaruh Dosis Pupuk Dolomit dan SP 36 Terhadap Jumlah Bintil Akar Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah Di Tanah Latosol. Jakarta: Penebar Swadaya.
Su’ud, M., dan Lestari, D. A. 2018. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) Terhadap Konsentrasi dan Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang. Agroteknologi. 5(2), 36-52
Tambunan., M., A., Asil., B., & Jasmani., G. 2013. Respons Pertumbuhan dan Produksi Sawi (Brassica juncea L.) Terhadap Interval Penyiraman Dan Konsentrasilarutan Pupuk Npk Secara Hidroponik. Jurnal Online Agroekoteknologi,1(3). Juni 2013.
Tjitrosoepomo, G. 2010. Taksonomi Tumbuhan. Jogjakarta: Gajah Mada University.Yayasan Pustaka Nusatama
Tobing, O. L. (2017). Pengaruh pupuk kandang dan dolomit terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). Jurnal Agronida.
Wijaya, K. (2010). Pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk organik cair hasil perombakan anaerob limbah makanan terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea l.). Skripsi. Universitas Sebelas Maret