PENGARUH KAPUR DOLOMIT DAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH GAMBUT
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v13i2.65115Keywords:
Bawang daun, dolomit, urea, gambutAbstract
Bawang daun Allium fistulosum merupakan salah satu jenis sayuran yang dapat dikonsumsi daunnya sebagai bumbu masak, bawang daun memiliki aroma yang sangat spesifik sehingga keberadaan bawang daun dalam suatu masakan akan menambah aroma harum dan rasa yang lezat pada makanan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui interakasi kapur dolomit dan pupuk N dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan pada lahan yang terletak di jalan Reformasi Gg. Struktur, Pontianak Tenggara berlangsung dari bulan Februari 2023 sampai April 2023. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang teridiri dari 2 faktor. Faktor pertama kapur dolomit (D) yang terdiri dari 3 taraf yaitu d1=12,5 ton/ha; d2=25 ton/ha; d3=37,5 ton/ha. Faktor kedua yaitu pupuk urea yang terdiri dari 3 taraf yaitu n1=200 kg/ha; n2= 250 kg/ha pupuk urea; n3=300 kg/ha yang di ulang sebanyak 3 kali.Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun perrumpun, jumlah anakkan perrumpun, volume akar, berat segar daun, dan berat kering daun. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara kapur dolomit dan pupuk urea dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut. Pemberian kapur dolomit dengan dosis 25 ton/ha memberikan hasil terbaik terhadap berat segar bawang daun.
References
Badan Pusat Statistik. (2021) Kalimantan Barat dalam Angka. Kalimantan barat. Pontianak
Driessen, P.M. and M. Soepraptohardjo, 2011. Soil for Agricultural Expansion in Indonesia. Soil Research Institute. Bogor
Foth, H. D., 2006. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Terjemahan Soenartono Adisumarto. Jakarta, Erlangga, Vol. 15-22
Marsono dan Lingga. P. (2013). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.
Mulyani (2008) Pengapuran Tanaman Bawang Merah Pada Tanah Gambut. Tesis S-1. Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara. Medan. 80 hal.
Rencana Tindakan Tahunan Restorasi Gambut. (2019). Ekosistem Gambut Kalimantan Barat.
Ratmini, S, 2012, Karakteristik dan Pengelolaan Lahan Gambut untuk Pengembangan Pertanian, Jurnal Lahan Suboptimal, 1, 197-206.