PENGARUH BOKASHI BATANG PISANG DAN PUPUK POSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH PMK

Authors

  • Stepanus Kristiadi Dwi Barbara Tanjungpura University
  • Wasi'an Wasi'an Tanjungpura University
  • Siti Hadijah Tanjungpura University

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i1.65717

Keywords:

Bokashi batang pisang, PMK, Pupuk posfor, Tomat

Abstract

Tomat (Solanum Lycopersicum.) adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki sumber vitamin dan mineral yang tinggi dan termasuk komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tanah podsolik merah kuning sebagai media untuk budidaya tanaman tomat dihadapkan pada beberapa kendala. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi fisik dan kimia tanah podsolik merah kuning adalah dengan pemberian bokashi batang pisang dikombinasikan dengan pupuk posfor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis bokashi batang pisang dan pupuk posfor yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilaksanaskan di lokasi yang terletak di Jl.Kurnia Gg.Ilahi, Kota baru. penelitian ini berlangsung dari tanggal 11 oktober sampai 21 desember 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperiment faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) . Perlakukan terdiri dari faktor pertama adalah bokashi batang pisang (P) dan faktor kedua adalah pupuk posfor (S). Masing-masing faktor terdiri dari 3 taraf dan diulang sebanyak 3 kali, terdapat 4 sampel setiap unit percobaan sehingga total keseluruhan tanaman sebanyak 108 sampel tanaman. Faktor pertama adalah bokashi batang pisang (P) terdiri dari :P1 = bokashi batang pisang 10 ton/ha ≈ 50 g/polybag, P2 = bokashi batang pisang 20 ton/ha ≈ 100 g/polybag, P3 = bokashi batang pisang 30 ton/ha ≈ 150 g/polybag. Faktor kedua adalah pupuk posfor (S) terdiri dari :S1 = pupuk posfor 100 kg/ha ≈ 0,5 g/polybag, S2 = pupuk posfor 150 kg/ha ≈ 0,75 g/polybag, S3 = pupuk posfor 200 kg/ha ≈ 1 g/polybag. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering, jumlah buah per tanaman,berat buah per tanaman dan berat buah per buah. Berdasarkan hasil penelitian menujukkan bahwa aplikasi bokashi batang pisang dan pupuk posfor terjadi interaksi pada variabel jumlah buah per tanaman.

References

Anomsari, S.D. dan B. Prayudi. 2012. Budidaya Tomat. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah. Semarang.

Badan Pusat Statistik. 2017. Kalimantan Barat dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. Pontianak.

Badan Pusat Statistik. 2021. Kalimantan Barat dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. Pontianak.

Cahyono, B. 2007. Kacang Tanah. Semarang: Rineka Cipta.

Hardjowiguno, S. 2007. Ilmu Tanah. Jakarta: Akademia Pressindo

Harjadi, S.S. 2002. Pengantar Agronomi. Jakarta: Gramedia

Jones, J.B. 2008. Tomato Plant Culture: in the Field, Greenhouse dan Home Garden. Taylor and Francis Group. USA

Supriati, Y. and Siregar, F.D., 2015. Bertanam Tomat di Pot (Edisi Revisi). Penebar Swadaya Grup.

Sutanto.R. 2013. Pertanian Organik. Yogyakarta: Kanisius.

Trisno, Widjajanto D., dan Hasanah, U.2016. Pengaruh Bokashi Kotoran Sapi Terhadap Beberapa Sifat Fisik Entisol Lembah Palu. E-j.Agrotekbis 4(3), 288-294.

Winarso. Dan Sugeng. 2005. Kesuburan Tanah: Dasar Jesehayan dan Kualitas Tanah. Penerbit Gaya Media. Yogyakarta.

Wulandari A.S., Mansur I., Sugiarti H. 2011. Pengaruh Pemberian Kompos Batang Pisang terhadap Pertumbuhan Semai Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.). Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 03 No. 01 Agustus 2011, Hal. 78 – 81. Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.

Downloads

Published

2024-02-01

Issue

Section

Articles