PENGARUH TEMPERATUR ALAMI TERHADAP BIOLOGI REPRODUKSI BIOLOGI UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) DI SUNGAI BEREMBANG KABUPATEN KUBU RAYA

Authors

  • Devi Kurnia Sari Universitas Tanjungpura
  • Mardan Adijaya Tanjungpura University
  • Bambang Kurniadi Tanjungpura University

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i1.68000

Keywords:

Analisis, Biologi Reproduksi, Deskriptif, Udang Galah, TKG

Abstract

Sungai Berembang merupakan anak sungai Kapuas yang terletak di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Mata pencaharian masyarakat sekitar sungai Berembang adalah hasil tangkap dari sumberdaya perairan, salah satunya yaitu udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh temperatur terhadap tingkat kematangan gonad udang galah (Macrobrachium rosenbergii) di Sungai Berembang. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Desember 2022 - Februari 2023,  penentuan lokasi pengambilan sampel mengunakan metode Purposive Sampling. Udang galah hasil tangkapan menggunakan analisis deskriptif yang kemudian disajikan dalam bentuk grafik. Selanjutnya dilakukan analisis untuk melihat hubungan suhu perairan dengan hasil tangkapan udang galah. Udang galah (Macrobrachium rosenbergii) yang diperoleh selama penelitian sebanyak 57 ekor, terdiri dari udang betina 40 ekor serta udang jantan berjumlah 17 ekor. Hal tersebut menunjukan bahwa hasil tangkapan udang betina lebih banyak dibandingkan dengan hasil tangkapan udang jantan. Berdasarkan jenis kelamin udang betina yang tertangkap mempunyai kisaran panjang yaitu 11-18,5, sedangkan untuk udang jantan yang tertangkap mempunyai kisaran panjang yaitu 12,1-23,8 cm. Temperatur perairan di Sungai Berembang berkisar dari 27,1-29,3 ËšC. Berdasarkan hasil pengukuran temperatur di sungai Berembang didapatkan hasil bahwa pada temperatur >29 ËšC udang galah yang tertangkap rata-rata pada TKG III dan TKG IV.

References

Abowei and S.N. Deekae. 2010. The Fecundity of Macrobrachium macrobrachion (Herklots, 1851) from Luubara Creek Ogoni Land, Niger Delta, Nigeria. International Journal of Animal and Veterinary Advances 4: 148-154.

Effendie MI. 2002. Biologi Perikanan. Yogyakarta (ID): Yayasan Pustaka Nusatama.

Fulford, R., D.J. Graham,H. Perry. and P. Biesiot. 2012. Fecundity and Egg Diameter of Primiporous and Multiporous Blue Crab Callinecks Sapidus (Brachyura: Portunidae) in Mississipi Waters. Journal of Crustacean Biology 32(1): 50-56.

Kisworo, Y. dan Mukhlisah. 2015. Performa Stock Parental Udang Galah Dari Muara Sungai Barito, Kintap dan Pagatan Sebagai Tetua Pada Sistem Seleksi Induk Unggul Lokal. Ziraa’ah. Vol 40 (1) : 25 - 30.

Litavia., Windarti., dan Efawani. 2019. Aspek Biologi Reproduksi Udang (Macrobrachium mammilodactylus) di Rawa Sekitar Stadion Utama Riau, Kota Pekanbaru, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau: Riau.

Pingki, Tamara dan Sudarti. 2021. Analisis Kualitas Air Sungai Berdasarkan Ketinggian Sungai Bladak dan Sungai Kedungrawis di Kabupaten Blitar. Budidaya Perairan 9(2) :54-63.

Wowor D, Muthu V, Meier R, Balke M, Cai Y, Ng PKL. 2009. Evolution of life hystory traits in asian freshwater prawns of genus Macrobrachium (Custacea: Decapoda: Palaemonidae) based on multilocus molecular phylogenetic analysis. Mol Phylogenetic and E vol 52: 340-350.

Downloads

Published

2024-02-01

Issue

Section

Articles