PENGARUH FORMULASI NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN STEK TANAMAN MINT PADA SISTEM HIDROPONIK SUMBU

Authors

  • Dede Parianto Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Basuni Basuni Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Nurjani Nurjani Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v12i4.69112

Keywords:

Formulasi Nutrisi, Hidroponik Sumbu, Stek Mint

Abstract

Tanaman mint merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat karena menghasilkan minyak atsiri, oleh karena itu perlu dilakukan perbanyakan tanaman dalam menunjang keperluan mint dengan cara perbanyakan tanaman mint dengan cara stek dan dihaapkan dapat tumbuh seperti induknya serta mudah dibudidayakan. Selain itu perbanyakkan dapat dilakukan dengan sistem hidroponik sumbu dengan memformulasikan nutrisi yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman mint. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formlasi nutrisi terhadap tanaman mint pada sistem hidroponik sumbu. Penelitian ini dilaksanakan di rumah plastik Sungai Raya Dalam Gang Raya VI yang berlangsung 24 Nopember hingga 28 Desember 2021. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap   (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, 4 ulangan dan 8 tanaman sampel per unit perlakuan. Formulasi nutrisi yang digunakan diantaranya A = Rasio   NPK 3:1:4,5 dengan N-Total 250,39 ppm, B = Rasio NPK 3:1:4,5 dengan N-total 296,19 ppm, C = Rasio NPK 4:1:5 dengan N-Total 248,48 ppm, D = Rasio NPK 4:1:5 dengan N-Total 298,27 ppm, E = Rasio NPK 5:1:8 dengan N-Total 250,68 ppm. Variabel yang diamati adalah persentase stek hidup, jumlah daun, tinggi tanaman, berat segar, volume akar dan berat kering tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan perlakuan formulasi nutrisi berpengaruh nyata terhadap jumlah daun minggu ke 3 dan tinggi tanaman pada minggu ke 2, ke 4 dan ke 5 setelah tanam

References

Aida, R.K. 2015. Aplikasi Urine Ternak Sebagai Sumber Nutrisi pada Budidaya Selada (Lacuta sativa L.) Dengan Sistem Hidroponik Sumbu. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Fakultas Pertanian, Agroteknologi. Revegetasi.

Gardner. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Jakarta : Ui Press

Hadipoentyanti, E. 2012. Pedoman Teknis Mengenal Tanaman Mentha (Mentha arvensis L.) dan Budidayanya. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat: Kementerian Pertanian

Lenisastri. 2000. Penggunaan Metode Akumulasi Satuan Panas (Heat Unit) Sebagai Dasar Penelitian Umur Panen Sembilan Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogea L.). Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Marsono dan Paulus, S. 2001. Pupuk Akar Jenis dan Aplikasi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Pracaya. 2006. Bertanam Sayur Organik di Kebun, Pot dan Polibag. Depok : Penebar Swadaya.

Pramono, G. 2019. Pengaruh Formulasi Nutrisi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada dengan Sistem Hidroponik NFT pada Media Air Gambut. Pontianak: Universitas Tanjungpura Pontianak, Fakultas Pertanian.

Salisbury, F.B dan Ross, C.W. 1995. Fisiologi Tumbuhan. Bandung: ITB

Siswanto, F. A. 2020. Pengaruih Formulasi Nutrisi Hidroponik Terhadap Hasil Tanaman Selada (Lactua sativa var. Grand Rapids) pada Sistem Hidroponik DFT. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “veteranâ€

Sutedjo, M. 2010. Pupuk dan Cara Pemupukkan. Jakarta: Rineka Cipta.

Downloads

Published

2023-10-02

Issue

Section

Articles