STATUS STOK UDANG DOGOL (Metapenaeus monoceros) YANG DIDARATKAN DI TPI SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v12i4.69624Keywords:
Growth, Mortality, Exploitation, Heavy Long RelationshipAbstract
Informasi mengenai stok udang dogol (Metapenaus monoceros) masih sangat minim dilakukan khususnya di Perairan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status stok udang dogol yang tertangkap di Sungai Kakap. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu random sampling dengan menentukan 2 orang nelayan dipilih berdasarkan pengoperasian alat tangkap trawl dan mengambil sampel udang putih 10% dari hasil tangkapan. Penelitian di lapangan dilakukan selama 3 bulan yaitu pada bulan Maret-Mei 2023. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan udang dogol yang tertangkap selama penelitian sebanyak 954 ekor, di mana udang dogol jantan yang tertangkap sebanyak 494 ekor dan betina sebanyak 460 ekor. Sebaran panjang karapas udang dogol yang diamati selama penelitian berkisar antara 15,5-65,5 mm, dan berat 16,5-21,5 gram. Hubungan panjang dan berat udang dogol jantan, betina dan gabungan bersifat allometrik negatif. Hubungan panjang dan panjang karapas udang dogol jantan, betina dan gabungan bersifat allometrik negatif. Udang dogol yang tertangkap di Sungai Kakap berdasarkan nilai K didapatkan hasil 2,5 per tahun dengan nilai L∞ 73,67 mm jantan dan nilai K 2,1 per tahun dengan nilai L∞ 97,13 mm betina, sedangkan gabungan didapatkan nilai K 2,1 per tahun dengan L∞ 75,13 mm. Laju kematian total (Z) dan laju kematian alami (M) masing-masing 2,40/tahun dan 1,22/tahun. Laju kematian karena penangkapan (F) sebagai 5,14/tahun dan laju eksploitasi (E) sekitar 0,80/tahun. Dengan demikian status stok udang dogol sudah berada pada penangkapan berlebih (overfishing).
References
Adam, Lukman., T. Ade Surya. 2012. Kebijakan Pengembangan Perikanan Berkelanjutan di Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Kebijakan Publik, Vol. 4 (2). Pusat Pengkajian Pengelolahan Data dan Informasi Seketaris Jendral DPR RI. Jakarta.
Jamal. M. 2015. Selektivitas Alat Tangkap Trammel Net terhadap Udang Paneid di Kabupaten Talakalar Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan. Vol 25 (2): 96-105.
Kementerian Kelautan dan Perikanan Dalam Angka. 2020. Produksi Perikanan Tangkap di Laut Menurut Komuditas Utama. Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Saputra, S. W. 2017. Dinamika Populasi Udang Dogol (Penaeus Indicus H.Milme Edwards 1837) di Laguna Segara Anakan Cilacap Jawa Tengah. Ilmu Kelautan. Vol. 10 (2): 213-221.
Setiyowati. D. 2016. Kajian Stok Rajungan (Portinus pelagicus) di Perairan Laut Jawa, Kabupaten Jepara. Jurnal DISPROTEK. Vol. 7 (1): 84-97.
Siregar, G.A, dan Yunasfi, Ani S. 2013. Pertumbuhan Dan Laju Eksploitasi Udang Kelong (Penaeus Merguiensis) Di Perairan Kabupaten Langkat Sumatera Utara.
Sparre, P, dan Venema, S.C. (1999). Introduksi Pengkajian Ikan Tropis (P. 438). Buku 1: Manual. Terjemahan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan. Jakarta.
Tirtadanu. Dan T. Ernawati. 2016. Kajian Biologi Udang Jerbung (Panaeus merguensis de Man, 1988) di Perairan Utara Jawa Tengah. Bawal Widya Riset Perikanan Tangkap. Vol. 8 (2): 109-116.
Tirtadanu. Suprapto, dan A. Suman. 2017. Sebaran Frekuensi Panjang, Hubungan Panjang Berat, Tingkat Kematangan Gonad dan Rata-Rata Ukuran Pertama Kali Matang Gonad Udang Putih (penaeus merguensis de Man, 1988) di Perairan Kota Baru, Kalimantan Selatan. Bawal Widya Riset Perikanan Tangkap. Vol. 9 (3): 145-152.
Wagiyo, K., Damora, A., & Pane,A.R.P. (2018).Aspek biologi, dinamika populasi dan kepadatan stok udang jerbung (Penaeus merguiensis de Man, 1888) di habitat asuhan estuari Segara Anakan, Cilacap. J. Lit. Perikan.Ind. 24(2), 127-136. Wedjatmiko. 2012. Strategi Pengelolaan Sumberdaya Udang di Perairan Selat Makassar . Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia. 4 (1) 17-25.
Wedjatmiko dan Yulianti. 2013. Beberapa Aspek Biologi Udang Jerbung (Penaeus merguiensis) di Perairan Mayangan, Pantai Utara Jawa Barat. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. 9 (3): 27-34.
Wudji, A., Suwarso dan W. Wudianto. 2012. Hubungan Panjang Bobot, Faktor Kondisi dan Struktur Ukuran Ikan Lemuru (Sardinella Lemuru) di Perairan Selat Bali. Jurnal BAWAL. Vol 4 (2): 85-89.
Yusuf. N. H., A. Suman., T. Hidayat dan A. S Pangabean. 2017. Parameter Populasi Lobster Bambu (Panulirus versicolor) di Perairan Simeulue. Jurnal BAWAL. 9 (3): 185-195).
Zairion. Islamiati, N. Wardiatno, Y. Mashar, A. Wahyudin, A, R. Hakim, A, A. 2017. Dinamika Populasi Lobster Pasir di Perairan Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. 23 (3): 215-226.