PERAN KEABSTRAKLOMPOK TANI TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI SAWAH DI DESA PAUH KECAMATAN SOMPAK KABUPATEN LANDAK (THE ROLE OF FARMER GROUP ON RICE PRODUCTIVITY IN PAUH VILLAGE, SOMPAK DISTRICT LANDAK DISTRICT)
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v13i1.69935Keywords:
Kelompok Tani, Produktivitas, Padi SawahAbstract
Kelompok Tani adalah kumpulan manusia yang merupakan kesatuan beridentitas dengan adat istiadat dalam sistem norma yang mengatur pola-pola, dan mengatur interaksi antara manusia. Peraturan menteri pertanian, nomor : 273/Kpts/OT.160/4/2007, tentang pembinaan kelembagaan petani bahwasanya kelompok tani mempunyai pengertian sebagai kumpulan petani, peternak, perkebunan yang dibentuk atas dasar kesamaan kondisi lingkungan (sosial, ekonomi, sumber daya) dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk Menganalisis peran kelompok tani tehadap produktivitas padi sawah di Desa Pauh Kecamatan Sompak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dilakukan dengan metode survey. Tingkat peranan kelompok tani diukur dengan menggunakan 3 indikator yang diperoleh dari tingkat kemampuan kelompok tani untuk pembinaan kelompok tani. Tingkat kemampuan kelompok diukur dengan 3 tolak ukur. Penggunaan tiga indikator kemampuan untuk mengukur tingkat peranan kelompok tani tersebut menggunakan metode Likert, yaitu menjabarkan ketiga Indikator tersebut menjadi beberapa item pertanyaan yang telah disusun dalam kuisioner dan setiap item pertanyaan diberikan skor sesuai dengan pilihan responden. Peran kelompok tani tani tergolong berperan yaitu dengan persentase 60% atau 20 orang petani yang memilih bahwa kelompok tani berperan dalam produktivitas usahatani para petani, dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan antara peranan anggta kelompok tani dengan produktivitas petani padi sawah di Desa Pauh. Tingkat produktivitas usahatani di kelompok tani tergolong sedang yaitu pada kriteria sedang dengan dengan rata rata produtivitas 1.455 kg/ha dengan persentase 60% yang berjumlah 20 orang petani.
Kata Kunci: Kelompok Tani, Produktivitas, Padi Sawah
References
Agus, Andoko & Widoro. (2013). Perkebunan Kelapa Sawit Si Emas Cair. (Jakarta PT.Agro Media Pustaka)
Almasdi (2006). Indeks Kesejahteraan Petani Kelapa Sawit, Indonesia, Jakarta: Ghalia Indonesia
BPS. (2021). Badan Pusat Statistik Dalam Angka. Kabupaten Landak: Kalbar.
Departemen Pendidikan Nasional. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi III, (Jakarta: Balai Pustaka).
Dean. (1992). Metode dan Masalah Penelitian Sosial. Bandung. Eresco.
Rifky.(2012). Kelembagaan yang Dikembangkan dalam Rangka Mewujudkan Swadaya Petani. Universitas Brawijaya. Malang
Firmansyah. (2017). Comparative Analysis OfTrading-Volume Activity And Abnormal Return Before And After StockSplit. International Journal of Scientific and Research Publications.7(11),478-489. ISSN 2250-3153
Huda. (2009). Ekonomi Makro (Jakarta: Prenada Nedia Group).
Hasibuan Malayu. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia, (Jakarta : Bumi Aksara 2007)
Ikbal, M. (2014), Peranan Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Padi Sawah Dideasa Margamulya Kecamatan Bungku Barat Kabupaten Worowali. e-j. Agortekbis, 505-509.
Irawati, E. dan M. R. Yantu,2015. Kinerja Kelompok Tani Dalam Menunjang Pendapatan Usahatani Akuntansi Universitas Udayana.
Lipsey. (1999). Pengantar Ilmu Ekonomi (Jakarta: Erlangga).
Mardikanto. (2019). “Metode Dan Teknik Penyuluhan Pertanian“ Universitas Terbuka (tangerang selatan)
Manurung, (2008). Modal Untuk Bisnis UKM. Jakarta: Kompas.
Mubyarto. (1994). PengantarEkonomiPertanian. Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial. Jakarta.
Mangundjojo. (1999). Sosial Ekonomi Masyarakat (Jakarta: Direktorat Jendral).
Manurung. (2008). Pengantar Ilmu Ekonomi ( Jakarta: LP, PE-UI).
Mohamad Ikbal. (2014). “Peranan Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Padi Sawah Di Desa Margamulya Kecamatan Bungku Barat Kabupaten Morowaliâ€. Jurnal Agrotekbis, Vol. 2 No. 5.
Nainggolan, S.D.A., & Listiadi, A. (2014). Pengaruh Kebijakan Hutang Terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Dividen Sebagai Variabel Moderasi, Jurnal Ilmu Manajemen, 2(3): 868-879
Nordhaus, (1992). Makro Ekonomi : Edisi Keempat Bela. Jakarta, Erlangga.
Pamertan. (2015). Pedoman Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (Jakarta: Departemen Pertanian RI).
Paul. A Samulson & William D Nordhaus. (1992). Mikro Ekonomi, Edisi Keempat Belas (Jakarta: Erlangga).
Pahan. (2015). Panduan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Untuk Plaktisi Perkebunan. Penebar Swadaya.(Cibubur Jakarta Timur).