STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI DUSUN TANJUNG BURUNG DESA SUNGAI NIBUNG KECAMATAN TELUK PAKEDAI KABUPATEN KUBURAYA
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v14i1.71194Keywords:
Hutan Mangrove, Kabupaten Kubu Raya, Komunitas Mangrove,Abstract
Desa Sungai Nibung Kecamatan Teluk Pakedai memiliki hutan mangrove yang cukup luas dengan hutan mangrove yang tumbuh di daerah pasang surut, terutama di pantai yang terlindungi, laguna dan muara sungai yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut yang komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap garam. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui Struktur Komunitas Mangrove di Dusun Tanjung Burung Desa Sungai Nibung Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya. Pengambilan sampel mangrove dilakukan bertahap disetiap stasiun. Terdapat 3 stasiun pengambilan sampel, pada setiap stasiun terdapat 5 transek dengan jarak antar transek adalah ±10 meter dan masing-masing transek diletakkan 5 buah plot berukuran 10 x 10 m ² untuk pohon 5 x 5 m ² untuk pancang dan 2 x 2 m ² untuk semai. Dari Penelitian ini diperoleh spesies mangrove yaitu sebanyak 12 spesies. Nilai indeks keanekaragaman pada tingkat pohon, pancang dan semai adalah H"™=2,25-2,16 sehingga dalam semua tingkatan masuk dalam kategori keanekaragaman sedang. Nilai keseragaman jenis pada tingkat pohon, pancang dan semai sebesar E=0,87-0,90 semua tingkatan ini masuk dalam kategori sebaran sedang. Hasil perhitungan indeks dominansi pada tingkat pohon,pancang dan semai sebesar C=0,120-0,138.
References
Arisandi, P. 2001. Mangrove Jawa Timur, Hutan Pantai yang Terlupakan. Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON). Gresik. www.terranet.or.id (20 April 2010).
Bengen, D.G. 2000. Pengenalan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB. 58 hlm.
Bengen, D.G. 2001. Pedoman teknis pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor, Indonesia. 58 hlm.
Fajar, A., Oetama, D., Afu, A. 2013.Studi Kesesuaian Jenis untuk Perencanaan Rehabilitasi Ekosistem Mengrove di Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Mina Laut. Universitas Halu Oleo. Kendari
Kusmana, C. 2002. Pengelolaan Ekosistem Mangrove Secara Berkelanjutan dan berbasis Masyarakat. Lokakarya Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Jakarta, 6-7 Agustus 2002.
Kusmana, C. 2010. Respon Mangrove terhadap Pencemaran. Artikel Ilmiah. Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.
Kusmana C. dan Istomo. 1995. Ekologi Mangrove. Laboratorium Ekologi Hutan. Fakultas Kehutanan. IPB.
Odum, E.P. 1993. Dasar-dasar Ekologi. Terjemahan Tjahjono Samingan. Edisi Ketiga. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Parmadi, E. H., Dewiyanti, I., & Karina, S. (2016). Indeks Nilai Penting Vegetasi Mangrove di Kawasan Kuala Idi Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah, 1(1), 82-95.
Saparinto, C. 2007. Pendayagunaan Ekosistem Mangrove. Dahara Prize. Semarang. 88 hlm.
Syahril, A. R. 1995. Studi Pola Sebaran Mangrove Berdasarkan Variasi Salinitas Di Pantai Malili Kabupaten Luwu. Skripsi. Jurusan Ilmu Kehutanan Unhas. Makassar. 138 p.