PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH GAMBUT

Authors

  • Elfedius Andre Gunawan Universitas Tanjungpura
  • Purwaningsih Purwaningsih Universitas Tanjungpura
  • Warganda Warganda Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i1.72166

Keywords:

Phosphate, Peat, Biofertilizer, Tomato

Abstract

Peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada tanah gambut dengan pengaplikasian pupuk hayati dan pupuk fosfat yang dapat membantu dalam meningkatkan kualitas tanah secara kimia dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi pemberian konsentrasi pupuk hayati dan dosis pupuk fosfat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 13 Februari sampai 19 April 2022. Penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama pemberian pupuk hayati yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktor kedua adalah pupuk fosfat dengan 3 taraf perlakuan. Masing- masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap unit percobaan terdapat 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Faktor pertama yang dimaksud adalah 4, 5 dan 6 ml/liter, faktor yang kedua yaitu 2,4, 3,6 dan 4,8 g/tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu volume akar, tinggi tanaman, berat kering tanaman, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman dan berat buah perbuah. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa interaksi pemberian pupuk hayati dengan pupuk fosfat tidak terjadi pada tanaman tomat, namun pemberian pupuk fosfat saja sudah memberikan pengaruh pada berat buah perbuah dan berat buah pertanaman dengan dosis 2,4 g/tanaman yang paling efektif.

 

Kata kunci: Fosfat, Gambut, Pupuk   Hayati, Tomat

References

Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2021. Provinsi Kalimantan Barat dalam angka 2021. Pontianak: Badan Pusat Satistik (BPS) Kalimantan Barat.

Badan Pusat Statistik. 2020. Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Tomat Menurut Provinsi Kalimantan Barat. https://kalbar.bps.go.id/publication

Eckert, B.O.B., Weber, Kirchhof, G., Halbritter, A., Stoffelsl, M., Hartmann, A. 2001. Azospirillum doebereinerae sp. Nov., a nitrogen-fixing bacterium assoc iated with the C4-grass. Miscanthuns Intern, J. Systematic and Evolutionnary Microbio

Kenzie, R.H. 2013. Phosphorus Fertilizer Application in Crop Production. Alberta

Agriculture and Rural Development Research and Innovation Division

Agriculture Centre, Lethbridge.

Mandala, M. 2008. Morfologi Perakaran Tanaman Kedelai (Glycine Max) Sebagai Pengaruh Diameter Kelereng atau Agregat Tanah. Agritrop

Paelongan, Z.P.M., Amjaya dan Elyani. 2004. Pengaruh pemberian mulsa plastik hitam perak dan dosis abu serbuk katu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun (Allium fistulosum L.) jurnal Budidaya Pertanian.

Setyati. S.H. 1988. Pengantar Agronomi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Sutejo, M. M. 1987. Pupuk dan cara pemupukan. Renika cipta: Jakarta.

Tjitrosoepomo, G. 2001. Botani Umum Jilid I. Angkasa. Bandung.

Weidenhoef, A. C. 2006. Plant Nutrition. Chelsea House. New York.

Wiraatmaja, I. W. 2017. Zat Pengatur Tumbuh Auxin, Giberelin, dan Sitokinin. Bahan Ajar. Universitas Udayana. Denpasar.

Yanuartha, N. 2007. Pengaruh Jenis ZPT dan Abu Sekam Padi pada Pertumbuhan Awal Anthurium Gelombang Cinta (Anthhurium plowwanii). Skripsi S1 FP UNS Surakarta.

Downloads

Published

2024-11-28

Issue

Section

Articles