AKTIVITAS HERBISIDA CAMPURAN GLIFOSAT DAN 2,4 D DALAM MENGENDALIKAN GULMA DEANELLA SP

Authors

  • Rusmita Mita Dept.Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]
  • Sarbino Sarbino Dept.Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]
  • Iman Suswanto Dept.Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i1.73085

Keywords:

herbisida campuran, glifosat, 2, 4-d amina, gulma, deanella

Abstract

Gulma merupakan salah satu masalah utama dalam budidaya perkebunan, salah satunya gulma dianella yang menjadi permasalahan di lahan perkebunan kelapa sawit milik PT. Bumi Pratama Khatulistiwa. Gulma deanella ini tergolong gulma yang sulit untuk dikendalikan pengendalian gulma deanella menggunakan  herbisida tunggul tidak efektif, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengendalikan gulma Denaella  menggunakan herbisida campuran glifosat dan 2,4-D. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas herbisida campuran dengan bahan aktif glifosat dan 2,4 - D terhadap gulma Deanella sp, serta sifat campuran herbisida tersebut antagonis atau tidak antagonis dalam mengendalikan gulma Deanella sp. Penelitian ini telah dilaksanakan kurang lebih 3 bulan dari bulan Januari sampai April di Lahan Praktikum dan Laboratorium Hama Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 7 perlakuan, 5 ulangan. Variabel yang diamati yaitu gejala keracunan dan bobot kering deanlla setelah aplikasi herbisida. Hasil penelitian menunjukkan herbisida campuran berbahan aktif glifosat + 2,4-D menunjukkan nilai indeks  kombinasi sebesar 0,99 (IK ≤ 1) sehingga herbisida campuran bersifat tidak antagonis

References

Chinalia FA, Regali-Seleghin MH, Correa EM. 2007. 2,4-D toxicity: cause, effect and control. Terrestr Aquat Environ Toxicol 1 (2): 24-33.

Chou Tc, Talalay P. 1984. Quantitative Analysis of Dose –Effect Relationships the Combined Effects of Multiple Drugs Or Enzyme Inhibitors. Adv Enzyme Regl 22: 27-55.

Grander, F.P, R.B. Pearce dan R.L. Mitcheli. 1991. Fisisologi Tanaman Bubidaya. Diterjemahkan oleh Herwati Susilo. UI Press, Jakarta.

Klingman, G.C, Ashton, F.F, & Noordhoof, L.J. 1982. Weed Science: Principles and Practices. 2 ndEd. NY: John Wiley and Sons.

Moenandir , J. 1990. Fisiologi Herbisida, Rajawali Press. Pp. 143.

Puspitasari, K, HT Sebayang, dan B Guritno. 2013. Pengaruh Aplikasi Herbisida Ametrin dan 2,4-D dalam Mengendalikan Gulma Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.). Jurnal Produksi Tanaman. 1(2):72-80.

Riadi, M. 2011. Mata Kuliah: Herbisida dan Aplikasinya. Jurusan Budidaya Pertanian. Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin.

Sembodo, D. 2010. Gulma dan Pengelolaannya. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Tomlin C.D.S. 2009. The Pesticide Manual Version 5.0 (15 Th Edition). British Crop Protection Council. United State.

Umiyati, U. 2005. Sinergisme campuran herbisida klomazon dan metribuzin terhadap gulma. Jurnal Agrijati. 1(1): 216-219.

Varshney, J . G. dan S.Shondhia. 2004. We ed Management. National Research Weed Centre for Science. India.

Downloads

Published

2024-02-01

Issue

Section

Articles