RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAH ALUVIAL
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v13i2.73820Keywords:
alluvial soil, liquid organic fertilizer, mustard greensAbstract
Peningkatan produksi sawi putih di Kalimantan Barat dapat dilakukan melalui penggunaan tanah aluvial. Permasalahan utama yang dihadapi petani dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah aluvial yaitu rendahnya ketersediaan unsur hara bagi tanaman yang diakibatkan keasaman tanah, serta sistem budidaya tanaman yang terus menerus menggunakan pupuk anorganik. Upaya untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik yaitu dengan penggunaan Pupuk Organik Cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah aluvial. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat dan berlangsung pada bulan April 2023 "“ Mei 2023. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan yang masing - masing perlakuan terdapat 3 sampel tanaman, sehingga jumlah sampel perlakuan keseluruhan sebanyak 75 sampel tanaman/polybag. Perlakuan terdiri dari : a1 = konsentrasi pupuk 6 ml/l, a2 = konsentrasi pupuk 8 ml/l, a3 = konsentrasi pupuk 10 ml/l, a4 = konsentrasi pupuk 12 ml/l dan a5 = konsentrasi pupuk 14 ml/l. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ditemukan konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil sawi, maka diperoleh konsentrasi POC yang paling efektif dalam penelitian ini adalah dengan konsentrasi POC 10 ml/l.
References
Ahmad, F. 2010. Budidaya Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.). Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Bustami, Sufardi, & Bahtiar. 2012. Serapan Hara dan Efesiensi Pemupukan Fosfat Serta Pertumbuhan Padi Varitas Lokal. Jurnal Manajemen Sumber Daya Lahan, Hal 159-170.
Getruda, L. 2019. Pengaruh POC Limbah Sayuran Hijau terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Hijau pada Tanah Podsolik Merah Kuning. Pontianak: Jurnal Sains Pertanian Equator.
Hardjowigeno, S. 1997. Klasifikasi Tanah. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Haryanto, E., Suhartini, T., Rahayu, E., & Sunarjono. 2007. Sawi dan Selada. Jakarta: Penebar Swadaya.
Jumin, H. 2002. Agronomi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Lahadassy, J., Mulyati, A., & Sanaba, A. 2007. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Padat Daun Gamal terhadap Tanaman Sawi. Jurnal Agrisistem, Hal 51-55.
Lakitan, B. 1993. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Loveless, A. 1987. Prinsip-prinsip Biologi Tumbuhan Untuk Daerah Tropik 1. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Manullang, G., Abdul, R., & Puji, A. 2014. Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Varietas Tosakan. Jurnal Agrifor, Vol. 9 (1): 33-40.
Novriani. 2014. Respon Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Asal Sampah Organik. Klorofil: Jurnal Ilmu-Ilmu Agroteknologi, Vol 9, No 2, Hal 57-61.
Sarif, P., Hadid, A., & Wahyudi, I. 2015. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Akibat Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Urea. Jurnal Agrotekbis, Hal 585-591.
Setyati, S. 2004. Pengantar Agronomi. Jakarta: PT. Gramedia.
Sitompul, S., & Guritno, B. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Yogyakarta: UGM Press.
Soepardi, G. 1983. Sifat dan Ciri Tanah. Bogor: Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.
Sulastri, Heri, S., & Abdul, F. 2018. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) Pada Pemberian Pupuk Organik Cair Agrobost. Samarinda: Agrifor.
Suzi, I. 2020. Respon Pertumbuhan dan Hasil Sawi Hijau terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair pada Tanah Aluvial. Pontianak: Jurnal Sains Pertanian Equator.