EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN PADI SAWAH DI KELURAHAN ANJUNGAN MELANCAR KECAMATAN ANJONGAN KABUPATEN MEMPAWAH

Authors

  • Shinta Rafika Maharani Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Pontianak.
  • Rini Hazriani Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Pontianak.
  • Leony Agustine Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Pontianak.

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i2.73961

Keywords:

Gambut, Kesesuaian Lahan, Padi Sawah, Satuan Lahan.

Abstract

Evaluasi lahan adalah suatu proses penilaian sumber daya lahan untuk tujuan tertentu dengan menggunakan suatu pendekatan atau cara yang sudah teruji. Hasil evaluasi lahan akan memberikan informasi dan/atau arahan penggunaan lahan sesuai dengan keperluan. Evaluasi lahan untuk keperluan perencanaan memiliki peran penting karena hampir tidak ada aktifitas yang dilakukan tanpa daya dukung lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan pada tanaman padi sawah di Kelurahan Anjungan Melancar Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah dengan luas areal sebesar 60 ha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode survey dan matching. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan pengambilan sampel tanah kemudian dianalisis di Laboratoirum. Penelitian ini memiliki beberapa tahap yaitu mulai dari persiapan, penentuan titik pengamatan, verifikasi dataset karakteristik lahan, kegiatan lapangan, analisis laboratorium, pengolahan data, pembuatan peta dan penyusunan laporan dan penyajian hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap Satuan Lahan memiliki karakteristik yang berbeda-beda mulai dari kesesuaian aktual dengan kelas N-rc (tidak sesuai) hingga S3-wa,rc,na,nr (sesuai marginal) dan untuk kelas kesesuaian potensial dengan kelas S3-rc(sesuai marginal) hingga S1(sesuai).

References

Agus, F. dan I. G. M. Subiksa. 2008. Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian Dan Aspek Lingkungan. Balai Penelitian Tanah Dan World Agroforestry Centre (ICRAF). Bogor. Indonesia. 36 hal.

Ari A. 2017. Studi sifat fisika dan kimia gambut pada beberapa penggunaan lahan di Desa Wajok Hulu Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah. Pontianak (ID): Universitas Tanjungpura.

Badan Pusat Statistik. 2022. Kecamatan Anjongan Dalam Angka 2022 Badan Pusat Satistik.2022.Berita Resmi Statistik

Badan Restorasi Gambut. 2020. Desa Peduli Gambut Desa Anjungan Melancar.Kalimantan Barat.

[BBSDLP] Balai Besar Sumber Daya Lahan dan Pengembangan Pertanian. 2010. Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian. Bogor: Kementerian Pertanian.

Rajaguguk, B. (2004) “Developing Sustainable Agriculture on Tropical Peatland: Chalanges and Prospects†dalam Palvanen, J. (ed.) “Wise Use of Peatlandâ€, Prosiding Kongres Internasional Gambut di Tampere, Finlandia pada 6–11 Juni 2004, 707–712.

Sukarman, Suparto, Hikmatullah, dan M. Ariani. 2011. Identifikasi dan Karakterisasi Tanah Gambut Sebagai Dasar Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca Di Perkebunan Kelapa Sawit. Laporan Penelitian Kerjasama BBSDLP dengan Kemenristek. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Litbang Pertanian

Subagyo, Marsoedi dan Karama, S., 1996. Prospek Pengembangan Lahan Gambut untuk Pertanian dalam Seminar Pengembangan Teknologi Berwawasan Lingkungan untuk Pertanian pada Lahan Gambut, 26 September 1996. Bogor

Soil Survey Staff. 2014. Keys Soil Taxonomy, Twelfth Edition. Washington. USDA. 372 hal. Wahyuto, Hikmatullah, Suryani, E., & dkk. (2016). Petunjuk Teknis Pedoman Penilaian

Kesesuaian Lahan untuk Komoditas Pertanian Strategis Tingkat Semi Detail Skala 1:50.000. Bogor: Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Downloads

Published

2024-04-30

Issue

Section

Articles