UJI STATUS HARA NPK TANAH ALUVIAL PADA KEBUN JAMBU KRISTAL (Psidium Guajava) DI DESA RASAU JAYA TIGA KABUPATEN KUBURAYA

Authors

  • Fahman Fikri Amaro Students at the Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Lecturer at the Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Leony Agustine Lecturer at the Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i2.74249

Keywords:

Alluvial Soil, Guava crystal, Nutrient Status

Abstract

Tanah Aluvial merupakan tanah yang berasal dari endapan Aluvial atau koluvial muda dengan perkembangan profil tanah lemah sampai tidak ada. Permasalahan utama yang dihadapi yaitu perbedaan produktivitas tanaman jambu kristal antara kebun satu dan yang lainnya sehingga dapat dilihat dari hasil produksi nya yang berbeda pada masing-masing kebun. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji status unsur hara N, P, K pada tanah Aluvial, Memberikan saran pemupukan N, P, K tanah dan kebutuhan kapur di kebun jambu kristal di Desa Rasau Jaya Tiga Kabupaten Kuburaya. Penelitian ini akan dilaksanakan di kebun  jambu kristal milik petani di Desa Rasau Jaya Tiga Kabupaten kuburaya. Lokasi penelitian merupakan kebun jambu kristal yang luas nya 0,5 Ha dengan usia tanaman 2 tahun. Berdasarkan hasil dari analisis status hara pada keempat lahan di dapatkan bahwa status unsur Nitrogen Fosfor termasuk dalam kriteria sangat tinggi, Status unsur fosfor pada lokasi penelitian termasuk dalam kriteria sangat tinggi dan status unsur Kalium pada lokasi penelitian termasuk dalam kriteria rendah. Saran pemupukan untuk N dan P pada lahan memiliki hasil yang sama yaitu tidak perlu dilakukan pemupukan dikarenakan N dan P pada lokasi penelitian memiliki kriteria yang sangat tinggi. Saran pemupukan K pada lahan memiliki hasil yang berbeda yaitu pada lokasi lokasi A 0,45 kg/tanaman dan Lokasi B 0,5 kg/tanaman.

References

Hakim, N., Nyakpa, M. Y., Lubis, A. M., Nugroho, S. G., Saul, M. R., Diha, M. A., Hong, G., & Bailey, H. H. (1986). Dasar-dasar ilmu tanah. Universitas Lampung. Lampung, 488.

Hardjowigeno, S. (2007). Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Penerbit Pustaka Utama. Jakarta, 77–79.

Herdiansyah, H. (2010). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial. Salemba Humanika.

Nuraida, N., Alim, N., & Arhim, M. (2021). Analisis kadar air, bobot isi dan porositas tanah pada beberapa penggunaan lahan. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 7(1), 357–361.

Santi, I. N., Hayata, H., & Bangun, B. (2022). Characteristics of Peat with Different Depths in Supporting Growth and Productivity of Oil Palm. JOURNAL OF TROPICAL SOILS, 28(1), 17– 22.

Sarief, E. S. (1986). Kesuburan dan pemupukan tanah. Pustaka Buana, Bandung.

Sipahutar, A. H., Marbun, P., & Fauzi, F. (2014). Kajian C-Organik, N dan P Humitropepts pada ketinggian tempat yang berbeda di Kecamatan Lintong Nihuta. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 2(4), 100824.

Siregar, B. (2017). Analisa kadar C-Organik dan perbandingan C/N tanah di lahan tambak Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan. Warta Dharmawangsa, 53.

Subagyo, H., Suharta, N., & Siswanto, A. B. (2000). Tanah-tanah pertanian di Indonesia. Sumberdaya Lahan Indonesia Dan Pengelolaannya. Pusat Penelitian Tanah Dan Agroklimat. Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. Hal, 21–65.

Tarigan, B., Sinarta, E., Guchi, H., & Marbun, P. (2015). Evaluasi status bahan organik dan sifat fisik tanah (bulk density, tekstur, suhu tanah) pada lahan tanaman kopi (coffea sp.) di beberapa kecamatan kabupaten Dairi. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 3(1), 103124. Winarso, S. (2005). Kesuburan Tanah: Dasar Keshatan dan Kualitas Tanah.

Downloads

Published

2024-04-30

Issue

Section

Articles