APLIKASI POC KOTORAN KAMBING DAN PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG DI TANAH GAMBUT
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v13i2.74302Keywords:
gambut, hasil, jagung, PGPR, POCAbstract
Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) ialah salah satu serealia yang memiliki nilai komersil tinggi dan memiliki waktu panen lebih singkat, sehingga sangat menguntungkan untuk dibudidayakan. Tanaman jagung manis menghendaki tanah yang bersolum tebal, subur, gembur, dan banyak mengandung humus serta kandungan unsur hara yang cukupuntuk pertumbuhan dan hasil yang optimal. Penggunaan tanah gambut sebagai media tumbuh untuk tanaman jagung manis memiliki beberapa kendala diantaranya pH tanah rendah, porositas tanah yang tinggi, ketersediaan unsur hara relatif rendah dan proses dekomposisibahan organik yang berjalan lambat. Penggunaan POC kotoran kambing dan PGPR diharapkan dapat memperbaiki sifat kimia dan biologi tanah gambut. Penelitian dilaksanakan pada lahan tanah gambut di Perumahan Fajar Asri, Jl. Desa Kapur, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan dari tanggal 1 Meihingga 30 Juli 2023. Penelitian ini menggunakan pola Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 taraf perlakuan. Faktor pertama konsentrasi POC kotoran kambing yaitu k1 = 40 ml/l, k2 = 50 ml/l, k3 = 60 ml/l. Faktor kedua konsentrasi PGPR yaitu p1 = 5 ml/l, p2 = 7,5 ml/l, p3 = 15 ml/l. Variabel yang diamati dalam penelitianini terdiri atas tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, volume akar, bobot tongkol berkelobot dan bobot tongkol tanpa kelobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC kotoran kambing berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan panjang daun dan terjadinya interasi pada tinggi tanaman 2 MST. Pemberian PGPR berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel, namun memberikan interaksi pada variabel volume akar. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian POC kotoran kambing konsentrasi 40 ml/l dan PGPR 5 ml/l merupakan konsentrasi efektif yang dapat digunakan dalam budidaya jagung pada tanah gambut. Kata Kunci: gambut, hasil, jagung, PGPR, POCReferences
Atman. 2007. Teknologi Budidaya Padi Sawah Varietas Unggul Baru Batang Piaman. Jurnal
Ilmiah Tambua. 6(1): 58-64.
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. 2019. Kalimantan Barat Dalam Angka.
Pontianak: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. 2019. Produksi dan Produktivitas Jagung Menurut Provinsi. 2014-
Jakarta: BPS Indonesia.
Gardner, F. P., Pearce, R.B. & Mitchell. R.L. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. UI Press.
Jakarta. 428 hal.
Gholami, A., Shahsavani, S. S., & Nezrat 2009. The Effect of Plant Growth Promoting
Rhizobacteria (PGPR) on Germination, Seedling Growth and Yield of Maize. Int J
Bio Life Sci. 1(1):35-38.
Googman. 2022. Pengaruh Konsentrasi POC Urin Sapi terhadap Pertumbuhan dan Hasil
Tanaman Sawi Hijau pada Tanah Gambut. Jurnal Sains Pertanian Equator 10(1)
Gunawan, Lumbanraja. 2019. Pengaruh Pemberian Plant Growth Promothing Rhizobacteria
(PGPR) dan Pupuk Organik Cair (POC) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman
Sawi Hijau (Brassica Juncea L). Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya.
Malang.
Kresnatita, S., Koesriharti, K., & Santoso, M. 2012. Pengaruh Rabuk Organik terhadap
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis. The Indonesian Green Technology Journal. 1(3):8-17.
McMillan, S. 2007. Promoting Growth With PGPR. The Canadian Organic Grower. Soil
foodweb Canada Ltd. Soil Biology Lab. & Learning Center. 3-4
Melissa, Syamsiah dan Royani. 2019. Respon Pertumbuhan Produksi Tanaman Cabai Merah
(Capsicum Annum L.) terhadap Pemberian PGPR dari Akar Bambu dan Urin
Kelinci. Jurnal Agroscience. 4(2): 109-114.
Rahni, N. M. 2012. Efek Fitohormon PGPR terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea
mays). Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah. 3(2):27-35.
Rai, M. Banerjee, M. R., Yesmin, L., & Vessey, J. k. 2006. Plant Growth Promting
Rhizobacteria as Biofertilizer and biopesticidas. Handbook of Microbial
Biofertilizer. Food Production Press. New York. 137-181.
Rezky Syahriana. 2022. Respon Pertumbuhan Produksi Tanaman Tomat (Solanum
lycopersicum L.) dengan Kombinasi Kosentrasi Pupuk Organik Cair (POC) dan
Plant Growth Promothing Rhizobacteria (PGPR). Fakultas Pertanian. Universitas Bosowa. Makassar.
Rukmana, R, 1997. Botani Tanaman. Institut Pertanian. Bogor. Jawa Barat.
Syukur, M., & A. Rifianto. 2014. Jagung Manis. Penebar Swadaya. Jakarta.
Widyati, E. 2013. Dinamika Komunitas Mikroba di Rizosfir dan Kontribusinya terhadap
Pertumbuhan Tanaman Hutan. Tekno Hutan Tanaman. 6(2): 55-64