pengaruh media dan periode simpan terhadap viabilitas benih kedelai

Authors

  • martina martina
  • Tantri palupi
  • Dini anggorowati

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v3i3.7453

Abstract

ABSTRAK

 

Benih kedelai merupakan salah satu benih ortodok yang bisa dikeringkan sampai pada kadar air dibawah 10% dan bisa disimpan dalam waktu yang lama. Proses penurunan viabilitas benih akan berjalan dengan cepat jika benih tidak disimpan dengan baik. Usaha dalam mengurangi kemunduran benih tersebut dapat dilakukan dengan perlakuan penyimpanan. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan petak terbagi dengan perlakuan petak utama adalah media simpan yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu botol kaca, aluminium foil, polietilen, dan kain belacu dan anak petaknya adalah periode simpan yaitu minggu ke-1 sampai ke-11. Setiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan dan setiap ulangan terdiri dari dua sampel.Variabel pengamatan terdiri dari kadar air, daya kecambah, indek vigor, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, berat kering kecambah normal dan laju perkecambahan. Hasil penelitian terjadi interaksi antara media dan periode simpan pada variabel indeks vigor, kadar air, berat kering kecambah normal dan laju pertumbuhan kecambah. Semua media simpan mampu mempertahankan daya kecambah diatas 80% selama periode simpan 11 minggu. Botol kaca adalah  media terbaik untuk penyimpanan benih kedelai selama 11 minggu.

 

Kata Kunci : Kedelai, Media, Periode simpan, Viabilitas

Published

2023-03-02

Issue

Section

Articles