PENGARUH TINGKAT SUPLEMENTASI SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI MI BASAH

Authors

  • Dessy Dessy Pranita
  • Retno Budi Lestari
  • Suko Priyono

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v3i2.7454

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tingkat suplementasi sawi hijau pada mi basah yang mempunyai sifat fisiko kimia dan sensori terbaik Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan yaitu suplementasi sawi hijau yang terdiri dari tujuh taraf perlakuan yaitu n0= 0%, n1= 25%, n2= 30%, n3= 35%, n4= 40%, n5= 45%, dan n6= 50%. Variabel yang diamati adalah karakter fisikokimia dan sensori.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa mi basah suplementasi sawi hijau yang dihasilkan memiliki kandungan air berkisar antara 36,74-45,07%, abu 0,77-2,27%, lemak 1,51"“3,08%, protein 10,03"“12,54%, dan karbohidrat 41,10-46,84%. Suplementasi sawi hijau berpengaruh nyata terhadap kadar air, dan kadar abu mi basah, namun berpengaruh tidak nyata terhadap kadar protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat mi basah yang dihasilkan. Berdasarkan uji fisikokimia dan sensori, mi basah 35% sawi hijau menghasilkan nilai perlakuan (NP): 0,56 sebagai perlakuan terbaik dengan karakter fisikokimia yaitu kadar air 41,36%, abu 1,46%, lemak 2,78%, protein 10,92%, dan karbohidrat 43,46%. Hasil analisis sensori terbaik yaitu warna 4,25 (hijau), citarasa 4,53 (langu), tekstur 3,50 (agak kenyal), dan kesukaan 3,28 (agak suka).

Kata kunci : Suplementasi, Sawi Hijau, Mi Basah.

Published

2023-03-02

Issue

Section

Articles