CURAHAN WAKTU KERJA WANITA TANI PADA USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SUNGAI RENGAS KECAMATAN SUNGAI KAKAP

Authors

  • Achmad Fauzan Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Ponttianak.
  • Marisi Aritonang Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Ponttianak.
  • Shenny Oktoriana Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Ponttianak.

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i2.74796

Keywords:

Wanita Tani, Waktu kerja, Usahatani Padi

Abstract

Sektor pertanian menjadi sektor paling utama dalam penyerapan tenaga kerja. Tenaga kerja dalam usahatani dibagi menjadi tiga jenis, yaitu tenaga kerja manusia, tenaga kerja hewan, dan tenaga kerja mesin. Dalam tenaga kerja manusia terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu tenaga kerja pria, tenaga kerja wanita, dan tenaga kerja anak. Pertanian akan semankin berkembang apabila para pelaku dengan didukung oleh pemerintah dapat memahami peran dan fungsi pertanian, serta mampu mengelolahnya dengan benar sesuai dengan perkembangan kebutuhan manusia. Fenomena wanita bekerja pada sektor pertanian bukanlah hal yang baru terlebih lagi di daerah pedesaan, bahkan peran wanita pada sektor pertanian menjadi suatu hal yang tidak terbantahkan. Petani di Desa Sungai Rengas merupakan penduduk asli daerah tersebut. Konstribusi wanita tani di desa Sungai Rengas tidak dapat dibantahkan lagi, karena di desa tersebut tidak hanya tenaga kerja laki-laki yang melakukan kegiatan usahatani. Wanita tani diwilayah tersebut ada yang mengelolah lahannya sendiri, ada juga yang bekerja dilahan orang lain sebagai buruh tani, dan ada juga yang mengelolah lahan sewa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi curahan waktu kerja wanita tani di Desa Sungai Rengas. Penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan jumlah sampel 43 petani. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda untuk melihat apa saja yang mempengaruhi curahan waktu kerja wanita tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan, jumlah tanggungan keluarga dan status kepemilikan lahan berpengaruh secara signifikan terhadap curahan waktu kerja wanita tani di Desa Sungai Rengas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.

References

Norfahmi, F., Winandi, R., Nurmalina, R., & Kusnadi, N. (2020). Dinamika dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan non pertanian pada rumah tangga petani padi di Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 23(1), 1–10.

Putri, N. P., Suratiyah, K., & Hardyastuti, S. (2007). Wanita diantara Kerja dan Rumah Tangga (Studi Kasus pada Buruh Wanita Industri Jamur di Desa Hargobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman DIY). Jurnal Kependudukan Dan Pengembangan SDM, 3(1).

Selan, M. F., & Hutapea, A. N. (2019). Analisis faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi curahan jam kerja wanita tani padi sawah di Desa Haekto Kabupaten Timor Tengah Utara. AGRIMOR, 4(4), 58–59.

Sembiring R. K. (2003). Analisis Regresi (2nd ed.). ITB.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Thasya, M., & Muhammad, S. (2017). Pengaruh Pendidikan, Umur dan Curahan Jam Kerja Ibu Rumah Tangga Terhadap Pendapatan Keluarga (Studi Kasus: Ibu Rumah Tangga Yang Bekerja Di Industri Batu Bata Di Desa Kajhu Kecamatan Baitussalam). Jurnal

Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan, 2(1), 105–115.

Downloads

Published

2024-04-30

Issue

Section

Articles