Bawang Daun, Pupuk kotoran Bebek, Tanah Gambut.

Authors

  • Pasinda Domision Saragih

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v3i3.7546

Abstract

Tanaman bawang daun   (Allium fistulosum L.) merupakan salah satu jenis sayuran bumbu yang digunakan oleh masyarakat sebagai campuran berbagai jenis masakan. Tanah gambut mempunyai unsur hara yang rendah karena belum terdekomposisi sempurna. Salah satu usaha untuk menciptakan media tumbuh yang sesuai bagi tanaman bawang daun, adalah dengan memperbaiki sifat fisik dan kimia pada tanah gambut dengan penambahan bahan organik berupa pupuk kandang kotoran bebek. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dosis pupuk kandang kotoran bebek yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman daun bawang pada tanah gambut dan mengetahui jarak tanam yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman daun bawang pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Wajok Hulu Teluk Dalam, dimulai dari tanggal 5 Februari sampai dengan 28 Maret 2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dalam Rancangan Petak Terbagi( Split Plot Design ) yang terdiri dari dua faktor yaitu jarak tanam sebagai petak utama ( main plot) dan pupuk kandang kotoran bebek   sebagai anak petak ( sub plot ) dengan 3 ulangan. Petak utama (main plot) j1 = Jarak tanam 10 cm x 10 cm j2 = Jarak tanam 20 cm x 20 cm j3 = Jarak tanam 30 cm x 30 cm dan Anak petak ( sub plot ) p1 =   10 ton/ha   setara dengan 1500 g/bedeng, p2 =   20 ton/ha setara dengan 3000 g/ bedeng, p3 = 30 ton/ha setara dengan 4500 g. Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah anakan per rumpun, Berat segar tanaman per rumpun, Berat tanaman per bedeng. Hasil penelitian ini menunjukan  bahwa perlakuan yang efektif pada pemberian pupuk kandang kotoran bebek sebanyak 20 ton/ha dan perlakuan jarak yang efektif yaitu jarak tanam 20 cm x 20 cm memberikan hasil yang baik pada   hasil tanaman bawang daun.

Published

2023-03-03

Issue

Section

Articles