PENGARUH KONSENTRASI AUKSIN TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK BATANG JERUK LEMON PADA MEDIA TANAH GAMBUT DAN TANAH PMK

Authors

  • Febriyanto Meggy Tarigan Tanjungpura University
  • Nurjani Nurjani
  • Tanti Palupi

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i2.76267

Keywords:

Jeruk lemon, Setek Batang, Tanah gambut, Tanah PMK

Abstract

Jeruk lemon memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dibandingkan jeruk nipis. Salah satu hambatan dalam pengembangan tanaman ini adalah tidak tersedianya bibit atau bahan tanam yang berkualitas dikarenakan lamanya memperoleh tanaman asal biji. Salah satu alternatif yaitu dengan menggunakan bibit hasil perbanyakan secara vegetatif menggunakan setek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi auksin yang optimal serta mengetahui media yang terbaik antara tanah gambut dan tanah PMK terhadap pertumbuhan setek batang pada jeruk lemon. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan, sejak bulan November 2021 sampai Februari 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Terpisah (Split Plot), terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu perlakuan media (T) sebagai main plot dan pemberian konsentrasi auksin (R) sebagai sub plot. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali, dengan 5 tanaman sampel. Perlakuan media yang dimaksud adalah: t1 = campuran media tanah gambut + sekam bakar + pupuk kandang (1:1:1); (v/v), t2 = campuran media tanah PMK + sekam bakar + pupuk kandang (1:1:1) (v/v). Perlakuan konsentrasi yang dimaksud adalah: r1 = 7500 ppm; r2 = 10.000 ppm; r3 = 12.500 ppm. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi antara media tanah dan konsentrasi auksin pada berbagai konsentrasi berpengaruh sama terhadap semua variabel pengamatan. Pengaruh media campuran tanah gambut dan campuran tanah PMK berpengaruh terhadap panjang tunas. Konsentrasi auksin berpengaruh terhadap volume akar. Sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan konsentrasi auksin yang terbaik pada konsentrasi 12500 ppm pada variabel pengamatan volume akar dan media yang terbaik dari penelitian yang dilakukan adalah media tanah gambut pada variabel pengamatan panjang tunas.

References

E. P. Ningsih dan I. Rohmawati. 2019. Respon Stek Pucuk Tanaman Miana (Coleus Atropurpureus (L.) Benth) Terhadap Pemberian Zat Pengatur Tumbuh, J. Biol. Trop., vol. 19.

Endang S, Tri Suwarni W dan Siti Nurul I. 2005 . Pengaruh Konsentrasi Cuka Bambu Dan Macam Varietas Terhadap Pertumbuhan Stek Lada Perdu (Piper nigrum L.). Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. VOL . 16. NO. 2. 2020. HAL 59 – 74.

Fanesa, A. 2011. Pengaruh pemberian beberapa zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan setek pucuk jeruk kacang (Citrus nobilis). J.Pertanian Universtas Andalas. Anggia 23.

Garner, P. F,R. B Preace dan R.L. Mitchell. 1991. Physiology of Crop Plant, terjemahan Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia. Jakarta. 428 hal.

Heddy, S. 1996. Hormon Tumbuhan. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 97 hal

Juhardi, D. 1995. Studi Pembiakan Vegetatif Stek Pucuk (Shorea Selanica BL) dengan Menggunakan Zat Pengatur Tumbuh IBA Pada Media Campuran Tanah dan Pasir. Skripsi. Bogor: Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

Lakitan, B. 2000. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.

M. Mahfudz, I. Isnaini, and H. Moko. 2006. “Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh Dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Merbau,†J. Penelit. Hutan Tanam., vol. 3, no. 1, pp. 25–34

Nurlaeni, Y. dan Muhammad. S. 2015. Respon Setek Pucuk Camellia japonica Terhadap Pemberian Zat Pengatur. Pros Sem Nas Masy Biodi 1(5):1211-1215.

Purba, E. E. 2004. Pengaruh Konsentrasi Rapid Root dan Pupuk NPK 32-10-10 Terhadap Pertumbuhan Stek Akar Asam Gelugur (Garcinia atroviridis Griff. ex T. Anders) [skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Rochiman, K. dan S.S, Haryadi. 1973. Pembiakan Vegetatif. Dalam Yenny V. Monique, 2007. Pengaruh Berbagai Konsentrasi Air Kelapa Terhadap Pembentukan Bunga dan Pertumbuhan Akar Setek Batang(Agalia Odorata Lout). Primordia Volume 3, Nomor 1. Universitas Kristen Satya Wacana:Salatiga.

Rokhani. 2016. Pertumbuhan Setek Kopi Liberika (Coffea liberica W.Bull Ex. Hier) Pada Tiga Bahan Setek dan Empat Konsentrasi IBA). J.Penelitian.

Supangkat, G., I.A. Rineksane, and K. Pamuji. 2005. Strilisasi dan Induksi Daun Muda Durian (Durio ziberthinus) Dalam Medium MS dengan Penambahan Kinetin dan IAA Secara In Vitro. Jurnal Planta Trop. 1(1): 34–39.

Widyastuti N, Tjokrokusumo D. 2006. Peranan beberapa Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) tanaman pada kultur in vitro. Jurnal Sains dan Teknologi BPPT 3 (5): 55-63.

Downloads

Published

2024-04-30

Issue

Section

Articles