STATUS KESUBURAN TANAH INCEPTSIOL PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. DINAMIKA MULTI PRAKARSA DI KECAMATAN SEMITAU KABUPATEN KAPUAS HULU

Authors

  • Florensius Irwan Afendy Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak.
  • Rita Hayati Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak.
  • Bambang Widiarso Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak.

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i2.77278

Keywords:

Status Kesuburan Tanah, Tanah Inceptisol dan Rekomendasi Pupuk

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesuburan tanah dan memberikan saran pemupukan berdasarkan status kesuburan tanah inseptisol pada perkebunan kelapa sawit PT. Dinamika Multi Prakarsa. Penelitian dimulai dari tanggal 9 oktober 2023 sampai 13 Desember 2022 dan sampai dengan penyajian hasil. Pengambilan sampel tanah terganggu dilakukan pada setiap blok dengan metode diagonal. Dalam 1 blok dibuat 3 sub blok. setiap sub blok ditentukan 5 titik pengambilan sampel tanah pada tanaman kelapa sawit dan didapatkan 1 sampel tanah komposit dari setiap 1 sub blok, sehingga dalam 1 blok didapatkan 3 sampel tanah komposit yang digunakan untuk analisis kimia tanah. Jarak titik pengambilan sampel tanah yaitu 1,5 meter dari pohon kelapa sawit. Titik pengambilan sampel tanah terganggu dengan pengeboran pada kedalaman 0-30 cm dan Sampel tanah utuh diambil menggunakan ring sampel pada kedalaman 0-30 cm pada tanaman kelapa sawit. Setiap blok ditentukan 3 titik pengambilan sampel tanah utuh yang mewakili masing-masing setiap lokasi penelitian sehingga mendapatkan 9 sampel tanah utuh yang digunakan untuk analisis bobot isi tanah. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah, reaksi tanah (pH tanah), C-Organik N- Total, P-Tersedia, K-dd, P-Total, K-Total, KTK, KB, dan Kejenuhan Al, variabel penunjang analisis Tekstur tanah, Profil Tanah, dan Bobot isi tanah. Hasil penelitian Jenis tanah di lahan pengamatan tergolong jenis tanah Inseptisol, tekstur tanah pada blok E21, F21 dan F26 memiliki kelas tekstur lempung dan lempung berpasir, Reaksi tanah (pH) pada blok E21, F21 dan F26 memiliki kriteria masam. Kandungan C-Organik pada blok E21, F21, F26 memiliki kriteria rendah dan sedang. Kandungan N-total pada blok E21, F21, F26 memiliki kriteria rendah. Kandungan P-Tersedia pada blok E21, F21, F26 memiliki kriteria sangat rendah. Kandungan P-total pada blok blok E21, F21, F26 memiliki rata-rata kriteria sangat rendah. K-dd pada blok E21, F21, F26 memiliki kriteria sanga rendah, rendah dan sedang. K-total pada blok E21, F21, F26 memiliki kriteria sangat rendah dan rendah. Kapasitas Tukar Kation (KTK) pada blok E21, F21, F26 memiliki kriteria rendah. Kejenuhan basa blok E21, F21, F26 memiliki kriteria sangat rendah. Kejenuhan Al pada blok E21, F21, F26 memiliki kriteria sangat rendah. Rekomendasi pemupukkan Urea, SP-36 dan MOP (KCL) pada lokasi penelitian yaitu Blok E21 adalah 271,7 kg/ha, 104,39 kg/ha dan 39,35 kg/ha, Blok F21 adalah 298,87 kg/ha, 287,43 kg/ha dan 245,61 kg/ha, Blok F26 adalah 360,36 kg/ha, 177,32 kg/ha dan 145,58 kg/ha.

References

Azmul, A., Yusran, Y., Irmasari, I. 2016. Sifat Kimia Tanah Pada Berbagai Tipe Penggunaan Lahan Di Sekitar Taman Nasional Lore Lindu (Studi Kasus Desa Toro Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah). Warta Rimba Volume 4, Nomor 2 pp. 24- 31.

Damanik, M. M. B., Hasibuan, B. E., Fauzi.,Sarifuddin dan Hanum, H. 2011. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. USU Press. Medan.

Hakim, N., Nyakpa, M.Y., Lubis, A.M., Nugroho, S.G., Diha, M.A., Hong, G.B.,Bailey, H.H. 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung. 488 hal.

Hanafiah, 2004. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Hardjowigeno, 1995. Ilmu Tanah.Akademika Pressindo. Jakarta. 233 hal

Holilullah, Afandi dan Hery Novpriansyah. (2015). Karakteristik Sifat Fisik Tanah pada Lahan Produksi Rendah dan Tinggi di PT Gread Giant Pineapple. Jurnal Agrotek, 3 (2), 278-282. Hardjowigeno. S. (1995). Ilmu Tanah. Cetakan ke-4. Bogor: Akademika Pressindo

Miniardi, S. Sri, H. dan Pardono. 2011. Upaya Perbaikan Status Kesuburan Lahan Sawah Terdegredasai Dengan Penambahan Bahan Organik. Laporan Penlitian DIPA Fakultas UNS. Surakarta.

Mukhlis, S., dan Hanum, H. 2011. Kimia Tanah. Teori dan Aplikasi. USU Press. Medan. 197-282 hal.

Munawar, A. (2011). Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. IPB Press. Bogor.

Nursyamsi, Dedi dan Suprihati. 2005. Sifat- Sifat Kimia dan Mineralogi Tanah serta Kaitanya dengan Kebutuhan Pupuk untuk Padi (Oryza sativa), Jagung (Zae mays), dan Kedelai (Glycine max). Bul.Agron. 33(3). 40 hal.

Punuindoong, S., Meldi, T. M. S., Jeni, J. R. (2021). Kajian Nitrogen, Fosfor, Kalium dan C-organik pada Tanah Berpasir Pertanaman Kelapa Desa Ranoketang Atas. E-journal Unsrat, 21 (3), 16-11

Pusat Penelitian Tanah. 1983. Kriteria Penilaian Data Sifat Analisis Kimia Tanah. Bogor: Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian.

Pusat Penelitian Tanah. 1995. Kombinasi Beberapa Sifat Kimia Tanah dan Status Kesuburanya. Pusat Penelitian Tanah. Bogor.

Prengki, S. Fauzi. Supriadi. 2017. Pengaruh Pemberian Beberapa Sumber Bahan Organik. Padang. Andalas Universi dan Masa Inkubasi Terhadap Beberapa Aspek Kimia Kesuburan Tanah Ultisol. Jurnal Agroekoteknologi FP USU. Vol. 5. No. 2, April 2017 (34) : 256-264.

Rosmarkam, A dan N. W. Yuwono. 2002. Ilmu kesuburan tanah. Kanisius.

Riwandi., Prasetyo., Hasanudin., Indra Cahyadinata. (2017). Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Bangkulu : Yayasan Sahabat Alam Reflesia

Sembiring, I. S.,Wawan dan M. Amrul, K. 2015. Sifat Tanah Dystrudepts dan Pertumbuhan Akar Tanaman Kelapa Sawit (Eleais Guineesis Jacq) yang Di Aplikasikan Mulsa Organik (Mucna Bracteata). Jurnal JOM Faperta, 2 (2), 1-11.

Shaheen, A. dan Matien M., 2016. The Effect Of Land Use Type And Climatic Conditions On Carbon Dynamics And Physico-Chemical Properties Of Inceptisol And Mollisols. Sarhad Journal of Agriculture, Vol. 32(4), 364- 371

Downloads

Published

2024-04-30

Issue

Section

Articles