RESPON TANAMAN LOBAK AKIBAT PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING

Authors

  • Habiburrahman Habiburrahman Agroteknologi, Universitas Tanjungpura
  • Rini Susana Agroteknologi, Universitas Tanjungpura
  • Tris Haris Ramadhan Agroteknologi, Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i3.77644

Keywords:

Lobak, Podsolik merah kuning, Pupuk NPK, Tepung cangkang telur.

Abstract

Tanah podsolik merah kuning (PMK) sebagai media tumbuh tanaman lobak merupakan tanah yang bersifat masam serta miskin unsur hara, upaya untuk meningkatkan pH tanah yang masam sebagai media tumbuh lobak dapat menggunakan tepung cangkang telur sebagai pengganti kapur dan pupuk NPK untuk meningkatkan ketersediaan hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dari tepung cangkang telur dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak di tanah PMK serta mengetahui dosis terbaik dari tepung cangkang telur dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan lobak. Penelitian ini dilakukan di lahan yang berlokasi di Kelurahan Parit Mayor, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus "“ Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama tepung cangkang telur (C) dan faktor kedua yaitu pupuk NPK (N) dimana setiap faktor terdiri dari 3 taraf perlakuan sehingga terdapat 9 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali serta terdapat 4 sampel tanaman pada setiap unit sehingga jumlah tanaman seluruhnya ada 108 tanaman atau polybag. Faktor pertama tepung cangkang telur (C) terdiri dari 3 taraf, yaitu: c1 = Tepung cangkang telur 5 ton/ha (setara dengan 10 g/polybag), c2 = Tepung cangkang telur 10 ton/ha (setara dengan 20 g/polybag) dan c3 = Tepung cangkang telur 15 ton/ha (setara dengan 30 g/polybag). Faktor kedua pupuk NPK (N) terdiri dari 3 taraf, yaitu: n1 = Pupuk NPK 300 kg/ha (setara dengan 4,5 g/polybag), n2 = Pupuk NPK 450 kg/ha (setara dengan 6,7 g/polybag) dan n3 = Pupuk NPK 600 kg/ha (setara dengan 9 g/polybag). Variabel pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari jumlah daun 3 sampai 5 MST, berat segar tanaman, berat kering tanaman, diameter umbi, panjang umbi, dan berat segar umbi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi interaksi antara tepung cangkang telur dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil lobak, namun pemberian dosis 10 ton/ha tepung cangkang telur dan 300 kg/ha pupuk NPK merupakan dosis terbaik untuk meningkatkan berat kering tanaman.

References

Badan Pusat Statistik, 2021. Produksi Tanaman Sayuran 2020. Jakarta

Badan Pusat Statistik, 2021. Produksi Tanaman Sayuran Holtikultura. Kalimantan Barat.

Dewi, S. S, B. Heri Isnawan, D. Purwana. 2005. Pengaruh Macam Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays¬saccharata, Sturt). Jurnal Agrosains. 1(1): 5-10.

Hardjadi, S.S. 2003. Pengantar Agronomi. Jakarta: Gramedia.

Kurniawan, A. 2020. Pengaruh Cangkang Telur Ayam dan Legin Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Skripsi. Riau: Universitas Islam Riau.

Muharom, A. 2019. Aplikasi Berbagai Jenis Bokashi dan Dosis Pupuk NPK 16:16:16 terhadap Pertumbuhan serta Hasil Tanaman Lobak Putih (Raphanus sativus L.). Skripsi. Riau: Universitas Islam Riau.

Samadi, B. 2013. Panen Untung Budidaya Lobak. Yogyakarta: Lily Publisher.

Setiawan, R. 2019. Pengaruh Serbuk Cangkang Telur Ayam dan Pupuk NPK 16:16:16 terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum escuentum Mill.). Skripsi. Riau: Universitas Islam Riau.

William, C.N., Uzo, J.O, dan Peregrine, W.T.H. 2003, Produksi Tanaman Daerah Tropika, Terjemahan oleh Soedharoedjian R, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Downloads

Published

2024-07-31

Issue

Section

Articles