PENGARUH AMELIORAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS KUBIS BUNGA PADA LAHAN PASANG SURUT SULFAT MASAM DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR

Authors

  • John Patangahan Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]
  • Basuni Basuni Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]
  • Nurjani Nurjani Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak, [Scopus ID: 57209858053]

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i3.77714

Keywords:

Amelioran, budidaya jenuh air, kubis bunga, lahan pasang surut sulfat masam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dosis kombinasi amelioran yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas kubis bunga dan untuk melihat respon dua varietas kubis bunga yang terbaik terhadap pemberian kombinasi amelioran pada lahan pasang surut sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pasang surut sulfat masam Golden River Camp yang berlokasikan di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya, Provinsi Kalimantan Barat pada bulan Juli sampai dengan November tahun 2023. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah split blok yang terdiri dari 2 faktor yang diulang sebanyak 3 kali pada masing-masing perlakuan. Faktor pertama yaitu, varietas (V) terdiri dari v1 = Larissa, v2 = Snow White dan faktor kedua yaitu, kombinasi amelioran (J) terdiri dari j1 = pupuk kandang ayam + kapur, j2 = pupuk kandang kambing + kapur, j3 = pupuk kandang ayam + pupuk hayati, j4 = pupuk kandang kambing + pupuk hayati. Variabel yang diamati yaitu jumlah daun, berat segar tanaman, luas daun, berat kering tanaman, muncul bunga, diameter krop dan berat krop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata dari interaksi antara varietas dan amelioran terhadap pertumbuhan kubis bunga pada tanah sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air, berbagai kombinasi amelioran memberikan pertumbuhan dan hasil yang sama pada masing-masing varietas kubis bunga dan kubis bunga varietas larissa pertumbuhan dan hasilnya lebih baik dibandingkan dengan kubis bunga varietas snow white pada lahan sulfat masam.

References

Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2021. Produksi Tanaman Sayuran. Pontianak: BPS Kalimantan Barat.

Damanik, M. M., Hasibuan, B. E., Fauzi, Sarifuddin, & Hanum, H. (2011). Kesuburan Tanah dan Pemupukkan. Medan: Universitas Sumatera Utara Press.

Goldworthy, & Fisher. (2002). The Physicology Of Tropical Field Crops . Yogyakarta: Gadjah Mada University.

Hasibuan. (1999). Organisasi & Motivasi Dasar Peningkatan Produktivitas. Jakarta: Bumi Aksara.

Jumini. (2006). Vianilitas Benih Sebagai Indikator Tingkat Pencemaran Lingkungan . Jurnal Floratek, 12-18.

Justika, S., Baharsajah, & Ashari. (1992). Posisi Kacang-Kacangan Di Indonesia. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Kuswandi, & Sugiarto. (2015). Aplikasi Mikoriza Pada Media Tanam Dua Varietas Tomat Untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman Sayur Pada Kondisi Cekaman Kekeringan. Jurnal Sains Dasar, 17-22.

Las, I., Sukarman, K., Subagyono, D., Suriadikarta, M., Noor, & Jumberi. (2007). Grand Design Lahan Rawa . Kalimantan Tengah: Badan Penelitan dan Pengembangn Pertanian.

Marzuqin, H. (2013). Efek Kadar Garam Terhadap Beda Potensial Listrik Permukaan Daun Tanaman Padi Varietas Indragiri. Jember: Universitas Udayana.

Mayun, I. A. (2007). Efek Mulsa Jerami Padi dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil BAwang Merah di Daerah Pesisir . Jurnal Harian Regional, 122-133.

Nazemi, Hairani, & Nurita. (2012). Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Pasang Surut Melalui Pengelolaan Lahan dan Komoditas. Jurnal Agroekoteknologi, 53-57.

Prayitno, A. (2015). Respon pemberian Kapur Dolomit Dan Pupuk Organik Granule Modern Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (allium ascalonicum L) Pada Tanah Berpasir. Palangkaraya: Universitas Muhammadiyah.

Purwaningrahayu, Indradewa, & Sunarminto, d. (2004). Peningkatan Hasil Beberapa Varietas Kedelai Dengan Peneraan Teknologi Basah. Jurnal Penelitian Tanaman Pangan, 49-58.

Purwanto. (1998). Pengaruh Pemberian Dolomit Terhadap Hasil Kacang Tanah . Malang: Universitas Brawijaya.

Simatupang. (1997). Pengaruh Pemupukan Boraks Terhadap Pertumbuhan dan Mutu Kubis. Jurnal Holtikultura, 456-469.

Soepardi. (1983). Sifat dan Ciri Tanah. Bogor: Fakultas Pertanian Bogor.

Suroso. (2016). Strategi Pengembangan Komoditi Tanaman Porang (Amorphophallus Oncophyllus) di Desa Kalireja Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo DIY. Journal of Research and Technology, 1-19.

Zannah, M., & Sitawati. (2020). Pengaruh Keragaman Tanaman Sela Pada Tanaman Kubis (Brassica Oleracea var. botrytis L.) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dalam Sistem Rooftop Garden. Journal Of Agricultural Science, 171-178.

Downloads

Published

2024-07-31

Issue

Section

Articles