PENGARUH DOSIS HERBISIDA CAMPURAN GLIFOSAT DAN METIL METSULFURON TERHADAP GULMA DIANELLA SP. (HEMEROCALLIDACEAE)
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v13i4.79512Keywords:
Gulma dianella sp. herbisida campuran, glifosat, metil metsulfuron, pengendalian gulmaAbstract
Gulma Dianella sp. menjadi permasalahan di lahan perkebunan kelapa sawit karena tergolong gulma yang sulit untuk dikendalikan. Pengendalian herbisida tunggal sering tidak sesuai harapan. Penggunaan herbisida campuran diharapkan dapat mengendalikan gulma Dianella sp. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi pengaruh herbisida campuran glifosat dan metil metsulfuron terhadap gulma Dianella sp. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan (Juni - September 2020) di Rumah Kawat Laboratorium Pestisida Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), dengan 7 perlakuan terdiri dari 6 taraf dosis herbisida dan 1 kontrol, dengan 5 ulangan. Dengan persentase perbandingan herbisida campuran glifosat dan metil metsulfuron 20:1. Variabel yang diamati adalah gejala keracunan herbisida terhadap gulma dan Biomassa gulma setelah aplikasi herbisida. Herbisida metil metsulfuron lebih efektif megedalikan gulma Dianella sp. dibandingkan dengan herbisida glifosat maupun campuran, kematian gulma tampak jelas pada 4 minggu setelah aplikasi (MSA), pada seluruh dosis perlakuan yang menyebabkan kerusakan 100%. Kecuali dosis 12,5 g/ha kerusakan sebesar 68,3 %. Sedangkan herbisida campuran pada semua dosis perlakuan menyebabkan kerusakan 100%, kecuali dosis 0,25 l/ha dan 0,5 l/ha hanya mampu menekan sebesar 39,4 % dan 80,43%. Untuk herbisida glifosat hanya mampu menekan sebesar 23,75 % dan 24,14 % pada dosis 4 dan 8 liter/ha.
References
Akobundu, I. O. 1987. Weed Science in the Tropics Principles and Practieces. Wiley. Interscience Publication. New York.
Andri. 2019. Sifat Aktifitas Campuran Herbisida Ipa Glifosat + Metil Metsulfuron Terhadap Cyperus Rotundus. Skripsi. Universitas Tanjungpura. Pontianak
Barus, E., 2003. Pengendalian Gulma Di Perkebunan. Penerbit Kasinius. Yogyakarta.
Djojosumarto, P. 2008. Pestisida Dan Aplikasinya. Pt Agromedia Pustaka. Tanggerang. 340 Hlm.
Febrianti, C. 2019. Keefektifan Herbisida Campuran Ipa Glifosat dan Metil Metsulfuron Terhadap Gulma Ischaemum Timorense. Skripsi. Universitas Tanjungpura. Pontianak
Firmansyah, T. 2016. Efikasi Herbisida Campuran Glifosat, Mesotrion Dan Metolaklor Untuk Mengendalikan Gulma Umum Pada Tanaman Jagung (Zea Mays L.). Skripsi. Universitas Lampung Bandar Lampung
Fitri, T. Y., 2011. Uji Aktivitas Herbisida Campuran Bahan Aktif Cyhalofop-Butyl Dan Penoxsulam Terhadap Beberapa Jenis Gulma Padi Sawah. Skripsi. Instritut Pertanian Bogor. Bogor.
Rahmawati, A. 2020. Aktivitas Herbisida Campuran (Tank Mixture) Glifosat Dan Metil Metsulfuron Untuk Mengendalikan Gulma Umum. Skripsi. Universitas Tanjungpura. Pontianak.
Sembodo, D.R.J. 2010. Gulma Dan Pengelolaanya. Yogyakarta (Id): Graha Ilmu. 166 Hlm
Tampubolon, I. 2009. Uji Efektifitas Herbisida Tunggal Maupun Campuran Dalam Pengendalian Stenochlaena Palustris Di Gawangan Kelapa Sawit. Skripsi. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Tjitrosoedirjo, S., I. H. Utomo, dan J. Wiroatmodjo. 1984. Pengelolaan Gulma di Perkebunan. PT. Gramedia. Jakarta. 209 hlm.
Tianingsih, R. 2021. Aktivitas Herbisida Campuran Atrazin Dan Mesotrion Terhadap Gulma Ageratum conyzoides Dan Eleusine Indica. Skripsi. Universitas Tanjungpura. Pontianak.
Umiyati, U. 2016. Sinergisme Campuran Herbisida Klomazon Dan Metribuzin Terhadap Gulma. Agrijati Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 1(1).
Varshney, J. G. Dan S.Shondhia. 2004. Weed Management. National Research Weed Centre For Science. India
Weedscience. 2011. Herbicide Resistant Weed Semmary Table. Retrieved March 15, 2020, from Weedscience: Http://Www.Weedscience.Org
Zimdahl, Robert L. 2007. Fundamentals Of Science (Third Edition). Departemen Of Bioagricultural Science And Pest Management. Colorado State University.