PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG KAMBING, PUPUK HAYATI, DAN KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA KEDALAMAN MUKA AIR BERBEDA DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR

Authors

  • Fiqka Fitri Andryani Universitas Tanjungpura
  • Nurjani Nurjani Universitas Tanjungpura
  • Basuni Basuni Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i3.79914

Keywords:

Biofertiliser, Cauliflower, Goat, Lime, Saturated Soil Culture System

Abstract

Penambahan unsur hara pada tanah aluvial dapat dilakukan dengan penambahan amelioran serta menggunakan sistem budidaya jenuh air pada kedalaman muka air berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Golden River Camp, Jl. Kalimas Tengah, Dusun Mawar, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini berlangsung dari bulan 19 Juli - 10 November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Split Blok, yang terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu kedalaman muka air (D) sebagai main plot, dan kombinasi amelioran (P) sebagai subplot, dengan masing-masing 3 (tiga) ulangan. Kedalaman Muka Air tanah terdiri dari 2 taraf yaitu ð‘‘1: kedalaman muka air 20 cm, dan ð‘‘2: kedalaman muka air 30 cm di bawah permukaan tanah. Kombinasi amelioran terdiri dari 4 taraf yaitu ð‘1: pupuk kandang kambing, ð‘2: pupuk kandang kambing + kapur, ð‘3: pupuk kandang kambing + pupuk hayati, dan ð‘4: pupuk kandang kambing + pupuk hayati + kapur. Adapun dosis pupuk kandang kambing = 10 ton/ha, kapur 2 ton/ha, dan pupuk hayati 15 ml/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi amelioran lengkap berupa pupuk kandang kambing + kapur + pupuk hayati kedalaman 30 cm dan merupakan kombinasi yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga.

References

Brata, K. R., & Nelistya, A. (2008). Lubang resapan biopori. Niaga Swadaya.

Cahyono, 2001. Kubis Bunga dan Broccoli. Yogyakarta. Kanisius.

Febriani, Linda, Gunawan Gunawan, and Abdul Gafur. "Pengaruh Jenis Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Tanaman." Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi 7, no. 2 (2021): 93-104.

Melsy, C. F., D. Zulfita, D., A. Listiawati. (2023). Respon Pertumbuhan dan Hasil Kubis Bunga Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk Npk pada Tanah Aluvial. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(4), 933-942.

Sallata, M. K. (2013). Pinus (Pinus merkusii Jungh et de Vriese) dan Keberadaannya di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Buletin Eboni, 10(2), 85-98.

Setiawati, M. R. (2014). Peningkatan Kandungan N dan P Tanah Serta Hasil Padi Sawah Akibat Aplikasi Azolla Pinnata dan Pupuk Hayati Azotobacter Chroococcum dan Pseudomonas Cepaceae. Agrologia, 3(1), 288779.

Susi, R. (2019). Pengaruh Berbagai Pupuk Organik Cair Limbah Sayuran Kubis–Kubisan dan Pupuk Grand K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica Oleracea Var. Botrytis L.) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).

Yusuf, W. Annisa, H. L. Susilawati, A.Wihardjaka, E. S. Harsanti, T. A. Adriany, T. Dewi, A. Pramono et al. Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan Pertanian: Karakteristik dan Penanggulangannya. UGM PRESS, 2023.

Downloads

Published

2025-03-19

Issue

Section

Articles