STUDI KETERSEDIAAN UNSUR HARA N, P, K DAN PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN ABU BOILER PADA TANAH GAMBUT

Authors

  • Gina Suci Ramadhan Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Pontianak.
  • Sulakhudin Sulakhudin Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Pontianak.
  • Junaidi Junaidi Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Pontianak.

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i3.81170

Keywords:

Abu boiler, ketersediaan hara, pupuk kandang kambing, tanah gambut, tanaman bawang merah

Abstract

Tanah gambut adalah tanah yang memiliki potensi cukup besar untuk dimanfaatkan sebagai lahan budidaya pertanian. Tanah gambut sebagai lahan budidaya pertanian menghadapi permasalahan seperti, pH tanah yang rendah, kapasitas tukar kation yang tinggi, kejenuhan basa rendah, kandungan unsur makro dan mikro yang rendah, sehingga kurang optimal bagi budidaya tanaman bawang merah. Upaya untuk mengatasi permasalahan dilakukan untuk meningkatkan pH tanah dan ketersediaan unsur hara N, P, K di tanah gambut yaitu dengan cara pemberian pupuk kandang kambing dan abu boiler. Penelitian merupakan percobaan faktorial yang disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Percobaan terdiri dari 2 faktor yaitu pupuk kandang kambing (P) dan abu boiler (B). Faktor pertama yaitu pupuk kandang kambing sebanyak 3 taraf perlakuan P0 (0 g/polybag), P1 (240 g/polybag), P2 (480 g/polybag) dan faktor kedua abu boiler sebanyak 3 taraf perlakuan B0 (0 g/polybag), B1 (842 g/polybag), B2 (1.148 g/polybag) sehingga total kombinasi perlakuan sebanyak 9 dan diulang 3 kali sehingga terdapat 27 unit percobaan. Pengaruh perlakuan terhadap parameter pengamatan dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA) uji F. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kandang kambing dan abu boiler secara interaksi tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter. Pemberian pupuk kandang kambing secara tunggal pada tanah gambut menunjukkan adanya pengaruh nyata terhadap parameter C-organik, N-total, P-tersedia, K-dd dan tinggi tanaman bawang merah. Pemberian abu boiler secara tunggal pada tanah gambut menunjukkan adanya pengaruh nyata terhadap parameter P-tersedia, K-dd dan jumlah daun tanaman bawang merah.

Kata Kunci:  Abu boiler, ketersediaan hara, pupuk kandang kambing, tanah gambut, tanaman bawang merah.

References

Agus, F., Anda, M., Jamil, A., & Masganti. 2014. Lahan Gambut Indonesia. Balai Pertanian Bogor.

Badan Pusat Statistik. 2019. Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka 2019. Pontianak: Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat.

Badan Pusat Statistik. 2021. Provinsi Kalimantan Barat dalam Angka 2021. Pontianak: Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat

Gao, S., DeLuca, T. H., Cleveland, C. C. 2019. Biochar Additions alter Phosphorus and Nitrogen Availabillity in Agricultural Ecosystems: a meta-analysis. Sci Total Environ. 654:463-472.

Hardjowigeno, S. 2015. Ilmu Tanah. Jakarta: Akademika Presindo.

Indrayanti, L., N. Hidayati dan Asro. 2016. Kajian Pemanfaatan Abu Boiler terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat pada Berbagai Media Tanam. Media Sains, Vol. 9(2), ISSN ELEKTRONIK 2355-9136.

Kania, R. S dan Maghfoer, M. D. 2018. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Waktu Aplikasi PGPR terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Produksi Tanaman, 6(3), 407-414.

Khair, H., Pasaribu dan Suprapto, E. 2013. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Organik Cair Plus. Skripsi. Fakultas Pertanian UMSU Medan.

Kurniasari, T. F. 2022. Peranan Abu Boiler terhadap Ketersediaan Hara N, P, K dan Pertumbuhan Tanaman Jagung pada Tanah Ultisols. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura, Fakultas Pertanian.

Maranggi, H. L., E. T. Sofyan., R. Sudirja., B. Joy., A. Yuniarti., Kusumiyati, dan B. N. Fitriatin. 2020. Yield of shallot as affected by nitrogen on water hyacinth compost and inorganic fertilizer at fluventic eutrudepts. International Journal of Natural Resource Ecology and Management, 5(4): 139-144.

Patti, P. S., Kaya, E., & Silahooy, C. 2018. Analisa Status Nitrogen Tanah dalam kaitannya dengan Serapan N oleh Tanaman Padi Sawah di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Agrologia, 2(1).

Permatasari, N. A., Denah, S., Feira, B. A., Asrifin, A., Asmahan A. 2021. Identifikasi Beberapa Sifat Kimia Tanah Gambut pada Kebun Kelapa Sawit Rakyat di Desa Rasau Jaya II Kabupaten Kubu Raya. Agritech, 23(2), 199-207.

Roidah, I. S. 2013. Manfaat Penggunaan Pupuk Organik untuk Kesuburan Tanah. Jurnal Universitas Tulungagung BONOROWO, 3(1), 30-42.

Sarbaina, Zuraida, & M. Khalil. 2021. Pengaruh Pemberian Kotora Kambing dan Biochar terhadap Ketersediaan Hara Mikro N, P, K Inceptisol. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(2), 132-142.

Sulakhudin, S., Hatta, M. and Suryadi, U.E., 2019. Application of coastal Sediments and Foliar Seaweed Extract and Its Influence to Soil Properties, Growth and Yield of Shallot in Peatland. AGRIVITA Journal of Agricultural Science, 41(3), pp.450-460.

Warnita, E. Swasti, Muhsanati, Reflin, dan Z. Resti. 2014. Pengaruh Komposisi Media Terhadap Pertumbuhan Tanaman Hias Amarylis. 93–98.

Zheng, H., Wang, Z., Deng, X., Zhao, J., Luo, Y., Novak, J., Xing, B. 2013. Characteristics and nutrient values of biochars produced from giant reed at different temperatures. Bioresource Technology, 130, 463–471.

Zulkarnain, M., Budi, P., Soemarno. 2014. Pengaruh Kompos, Pupuk Kandang, dan Custom-Bio terhadap Sifat Tanah, Pertumbuhan dan Hasil Tebu pada Tanah Entisol di Kebun Ngrangkah-Pawon, Kendiri. Indonesia Green Technology Journal, 2(1), 45-52.

Downloads

Published

2024-07-31

Issue

Section

Articles